Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur Jalan Arjosari-Nawangan Mulai Dirasakan Masyarakat Pacitan

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan Arjosari-Purwantoro di wilayah Kecamatan Nawangan. (Foto:Istimewa).

Ruas jalan Arjosari-Purwantoro di wilayah Kecamatan Nawangan. (Foto:Istimewa).

LINTAS7.NET,PACITAN- Pembangunan infrastruktur jalan jadi bagian penting dalam kemajuan suatu wilayah. Infrastruktur jadi penopang bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Harapan besar ini pula yang disematkan dari realisasinya pekerjaan pelebaran dan peningkatan jalan provinsi di ruas Arjosari–Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Camat Nawangan, Sukarwan, mengaku total pembangunan jalan sepanjang 46 kilometer yang direncanakan pemerintah berdampak langsung kepada masyarakat di 8 desa di Nawangan. Setidaknya membantu mobilitas dan menggerakkan perekonomian masyarat di Desa Gondang, Jetis Lor, Mujing, Nawangan, Ngromo, Pakis Baru, Penggung, dan Tokawi.

Baca Juga :  Pembangunan Infrastruktur Jalan, Pemkab Madiun Bakal Terapkan Skema KPBU

“Sementara hanya Desa Sempu yang tidak dilewati proyek pelebaran jalan. Akses jalan yang dulu sempit dan berlubang kini sudah jauh lebih nyaman dilalui. Waktu tempuh antar desa juga makin singkat,” ujar Sukarwan.

Sukarwan menambahkan bahwa sektor ekonomi masyarakat, terutama di bidang pertanian dan perkebunan mendapatkan manfaat dari proyek pelebaran jalan provinsi di wilayahnya. Pembangunan jalan ini dinilai mempermudah distribusi hasil pertanian serta kayu dari desa ke pasar.

“Warga bisa lebih cepat mengangkut hasil panen dan logistik lainnya. Dampaknya sangat nyata,” terangnya.

Baca Juga :  Warga Jetis Lor Nawangan Terbebas dari Krisis Air

Proyek yang menjadi bagian dari program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini ditargetkan rampung 32 kilometer pada akhir tahun 2025, dari total panjang jalan 46 kilometer yang akan ditingkatkan dan diperlebar. Sementara sisanya sepanjang 14 kilometer dilanjutkan pada tahun depan. Masyarakat pun berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti, sehingga manfaat lebih besar semakin dirasakan masyarakat di wilayah Pacitan bagian utara. (Red/Adv).

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru