Eksotisme Wisata Susur Sungai Maron Pacitan, Menikmati Indahnya Alam yang Menawan

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN-Salah satu obyek wisata Pacitan yang tak boleh dilewatkan untuk dikunjungi adalah Sungai Maron. Destinasi wisata di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Pacitan ini menawarkan panorama alam mengagumkan pesonanya luar biasa hingga dijuluki Amazonnya Jawa Timur. Pun, dibalik keindahan sungai Maron, terdapat sumber mata air jernih yang diyakini masyarakat setempat punya beragam khasiat.

Sungai Maron dikenal karena bentangan aliran sungai yang jernih berwarna biru kehijauan. Pengunjung bisa berpetualang menyusuri aliran sungai sepanjang 4,5 kilometer sembari menikmati pemandangan alam yang begitu menawan. Perahu motor beserta pengemudinya disiapkan untuk menemami pengalaman susur sungai Maron.

Petualangan dimulai dari hulu sampai ke hilir sungai, tepatnya muara Pantai Ngiroboyo yang menyajikan panorama khas laut Selatan. Pengalaman menarik ini bisa dinikmati hanya dengan menegeluarkan uang Rp 5 ribu untuk tarif tiket masuk. Sedangkan untuk menjelajahi Sungai menggunakan perahu motor, dikenai biaya tambahan sebesar Rp 100 ribu. Tiap perahunya diisi oleh empat orang penumpang dalam sekali perjalanan. Sepanjang rute, wisatawan bisa mengabadikan kecantikan alam sungai Maron. Pun, tersedia spot foto khusus bagi mereka penghobi swafoto.

Baca Juga :  Di Kecamatan Tegalombo, Aji-Gagarin Kalah di Desa Pucangombo

“Biaya (Rp 100 ribu) untuk perjalanan pulang pergi. Waktunya (perjalanan) kurang lebih sekitar satu jam. Operator perahu wisata itu nanti sekaligus jadi pemandu bagi wisatawan yang ingin menyusuri keindahan sungai Maron,” kata Dwi Hardianto, salah seorang pengelola wisata Sungai Maron.

Keunikan lain dari sungai Maron ini kata Dwi adalah sumber mata air khas yang tak pernah kering. Pada musim kemarau panjang sekalipun, sumber air jernih berwana kehijauan itu tetap mengalir.

Bahkan, saat banjir besar datang aliran air berwarna khas kehijauan tak hilang sedikitpun. Mata air bernama Sumber Sirah itu masih berada dalam satu jalur susur sungai. Pemandangan asri, sejuk nan alami yang disuguhkan begitu memanjakan mata sekaligus menenangkan hati.

“Sumber sirah ini masih sangat alami dan menjadi salah satu tempat favorit bagi wisatawan berswafoto. Hanya di tempat ini tidak diperbolehkan berenang” tambah Dwi.

Baca Juga :  Danur Suprapto Layangkan Surat Keberatan ke KONI Pacitan, Ditembuskan ke Presiden RI

Lebih lanjut, Dwi menuturkan bahwa tak sedikit pelancong yang sengaja datang ke obyek wisata Maron khusus mengunjungi Sumber Sirah. Konon, salah satu khasiat dari sumber mata air itu bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit. Selain itu, ada pula pengakuan dari pengunjung yang menemukan pendamping hidup usai memanfaatkan air di sumber air tersebut.

“Ya, adanya khasiat dari sumber mata air ini memang bukan sesuatu yang baru bagi masyarakat disini. Tetapi, semuanya kembali kepada Kuasa Sang Maha Pencipta. Doa dan harapan apapun itu tetap dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,”tegas Dwi.

Bagi anda yang tertarik untuk mengunjungi wisata sungai Maron, bisa melalui pusat Kota Pacitan ke arah Barat dengan jarak tempuh sekitar 40 kilometer. Selain itu, pengunjung juga bisa melalui akses jalur wisata Goa Gong dan Pantai Klayar. Sungai Maron berada diantara jalur wisata Pantai Kasap, Pantai Watukarung dan Pantai Klayar. (red/adv)

Berita Terkait

Edwin Aji Pimpin PWI Pacitan, Bawa Energi dan Gagasan Anak Muda
Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan
SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:50 WIB

Edwin Aji Pimpin PWI Pacitan, Bawa Energi dan Gagasan Anak Muda

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:35 WIB

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Berita Terbaru