Menu

Mode Gelap
Tasyakuran 1 Abad NU, Siswa-Siswi MI Mategal Kenduri 100 Nasi Tumpeng   Terciduk Asyik Ngobrol saat Pembekalan, Bupati Madiun Tegur Seorang Perangkat Desa Tergiur Untung 50 Ribu per Gram, Pemuda di Madiun Nekat Edarkan Narkoba Pemkab Madiun Launching SOP Tatalaksana Deteksi Dini Kasus Stunting Pohon Pisang ini Ditanam di Tengah Jalan, Bentuk Protes?

Daerah · 28 Okt 2020 10:23 WIB ·

Gagal Pahami Aturan, Yudi Sumbogo Emosi Lancarkan Protes


 Gagal Pahami Aturan, Yudi Sumbogo Emosi Lancarkan Protes Perbesar

LINTAS7.NET,PACITAN– Debat Publik Calon Bupati Wakil Bupati Pacitan, Selasa, (28/10) malam diwarnai aksi protes salah satu pasangan calon. Protes dilancarkan tepat pada segmen kedua debat.

Adalah Paslon Yudi Sumbogo- Isyah Ansori yang memprotes Dwi Laily Sukmawati, moderator debat publik perdana Pilbup Pacitan 2020. Mbois tampak meluapkan kekesalannya hanya karena gagal memahami aturan debat segmen ke dua.

Pada segmen ini, paslon nomor 1 mendapat kesempatan lebih dahulu untuk menjawab tiga buah pertanyaan dari Panelis yang dimaksukkan ke dalam kotak dan tersegel. Waktu menjawab di tiap pertanyaan adalah 90 detik.

Kemudian, Paslon nomor 2 diberi kesempatan untuk menanggapi jawaban Paslon 1 dengan alokasi waktu 60 detik. Terakhir Paslon 1 memberi jawaban atas tanggapan Paslon 2 selama 90 detik.
Tata tertib ini berulang pada tiap pertanyaan dan berlaku sama di segmen ke-3.

Protes Mbois terjadi ketika pemandu debat, Dwi Laily Sukmawati akan meyampaikan pertanyaan terakhir dari Panelis untuk Paslon 1. Tiba-tiba, Yudi Sumbogo, menyela waktu moderator untuk melancarkan protes.

“Sebentar saudara moderator, tadi pada waktu yang pertama kali mereka menjawab, saya tidak diperkenankan untuk jawaban mereka. Sekarang pada waktu jawaban yang ke dua, mereka dikasih kesempatan kami tidak bisa untuk menyampaikan bersama mereka. Ini seperti apa pertama sama yang kedua beda,” kata Yudi dengan nada tinggi.

Tak berhenti disitu, ketika Dwi, akan menyampaikan aturan debat, Yudi Sumbogo langsung memotong pembicaraan moderator.

“Maaf ya, saya pengen pada waktu pertama kali setelah Dia membacakan saya mengcounter selesai. Kemudian ada pertanyaan kedua mereka menyampaikan jawaban saya menyampaikan suatu, maaf ini selesaikan dulu yang adil dong,” tambah Yudi penuh emosi.

Tak ingin membuang waktu, Dwi, kemudian menegaskan kembali aturan debat.

“Sesuai aturan pada segment ke dua penajaman visi dan misi diberikan pada paslon nomor 1. Pada segment ketiga penajaman visi misi diberikan pada paslon nomor 2. Jadi ada pada sesi ke tiga, ada urutannya Bapak. Jadi kali ini Paslon nomor 1 mendapat pertanyaan Panelis. Pada sesi ke 3 nanti ada tiga pertanyaan untuk Paslon 2. Jadi ada kesempatan Bapak,” tegas Dwi.

Mendapat penjelasan itu, Yudi mengaku paham dengan aturan tersebut.

“Saya mengerti ya maaf ini harus diluruskan dulu pada waktu membuka amplop pertanyaan nomor satu tadi hanya ada dua dua agenda yang satu menyampaikan saya kemudian mencounter,” kilah Yudi Sumbogo.

Dwi Laily, akhirnya mengambil kendali forum debat publik dan meneruskan pertanyaan ketiga untuk Paslon nomor 1. Kemudian memberi kesempatan Paslon 2 menanggapi jawaban dan waktu dikembalikan pada Paslon 1 untuk menjawab tanggapan dari paslon 2 sesuai waktu yang di tetapkan.

Berbeda dengan segment ke dua, pada sesi ke 3, Paslon 2 tampak mengikuti aturan yang berlaku. Pun Paslon 1 yang terlihat lebih tenang memberikan jawaban dan tanggapan sesuai aturan dan waktu yang disiapkan. (IS)

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Bupati Turun ke Jalan Bersama Wartawan, Bagikan Bunga Peringati Hari Pers Nasional

9 Februari 2023 - 13:15 WIB

Buntut Unggahan Viral Yang Diduga Melecehkan, Persatuan Perangkat dan Kepala Desa Ancam Polisikan Oknum Guru di Pacitan

30 Januari 2023 - 12:34 WIB

Mantan Sekda Pacitan Dituntut 2 Tahun Penjara

20 Januari 2023 - 21:18 WIB

Tak Tahu Tempat, Emak-emak Nekad Senam di Area Masjid Apung, Berujung Minta Maaf

19 Januari 2023 - 23:18 WIB

Kunjungi Pelajar Korban HP Meledak, Wabup Bakal Kaji Penggunaan Ponsel di Sekolah

19 Januari 2023 - 22:54 WIB

Cukup di Kecamatan, Kini Urus Adminduk Lebih Mudah dan Hemat

18 Januari 2023 - 21:49 WIB

Trending di Daerah