Lanud Iswahjudi Didemo Ratusan Massa

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2019 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGETAN – Ratusan pendemo dari Desa Setren, Kecamatan Bendo memaksa masuk Lanud Iswahjudi, Rabu (20/3/2019). Alasannya, mereka ingin membebaskan Solikin, temannya.

Sebelumnya, Solikin diamankan Satpom Lanud Iswahjudi yang diduga melakukan tindakan provokasi terhadap warga Setren, terkait permasalahan aset tanah yang di klaim oleh Lanud Iswahjudi.

Ratusan aksi masa yang dipimpin Andika tersebut, dalam orasinya menuntut untuk membebaskan Solikin, karena dianggap tidak bersalah. Pengunjuk rasa mengancam, apabila tuntutannya tidak dikabulkan akan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi.

“TNI AU Lanud Iswahjudi tidak punya kewenangan menangkap warga sipil, yang berhak adalah aparat kepolisian”, teriak Andika sambil memegang poster bertuliskan tegakkan keadilan.

Baca Juga :  Puluhan PJU di Sarangan Raib

Massa semakin brutal dan mulai melempari pasukan Penanggulangan Huru-Hara (PHH), dengan berbagai benda dan air. Tidak hanya itu, massa juga membakar ban bekas di depan pintu gerbang Lanud Iswahjudi.

Sebelumnya, berawal dari Desa Setren, dengan mengendarai sepeda motor, ratusan massa berorasi di akses pintu masuk Pos Barat, kemudian menuju Pos Timur.

Merasa aksinya tidak ditanggapi karena tidak bisa masuk melalui pintu utama, massa berputar mencari jalan melalui pintu Kosala Tirta dan akhirnya pengunjuk rasa berhasil masuk dan berorasi didepan kediaman Komandan Lanud Iswahjudi.

Baca Juga :  Naas, Bocah 3 Tahun di Pacitan Terlindas Mobil Ayah Sendiri

“Kami minta keadilan, bebaskan teman kami,” kata salah seorang peserta aksi.

Selang beberapa jam, aksi massa akhirnya bisa diredam setelah dilaksanakan negoisasi antara Koordinator Lapangan (Korlap) saudara Andika dengan pihak Lanud Iswahjudi, setelah ada kesepakatan di antara kedua belah pihak, massa membubarkan diri dengan tertib.

Aksi massa tersebut adalah bagian dari simulasi penanggulangan huru-hara (PHH), dalam latihan Elang Gesit tahun 2019. Kegiatan itu melibatkan satu kompi pasukan Kamhanlan Lanud Iswahjudi, Satuan Hewan (Anjing), personel Pom Lanud Iswahjudi serta mobil water cannon dan juga puluhan anggota lainnya. (ton/ant)

Berita Terkait

Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas
Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi 
Daop 7 Angkat Bicara Soal Kecelakaan KA Argo Semeru vs Suzuki Carry di Madiun 
Kredit Mobil Angsuran 20 Juta, Andalkan Penghasilan Dari Aplikasi Penghasil Dolar Berujung “RUNGKAT”
Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini
Biadab! 11 Anjing Milik Warga Barean di Bantai Secara Sadis
Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun
Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:15 WIB

Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas

Rabu, 24 April 2024 - 12:47 WIB

Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi 

Sabtu, 13 April 2024 - 11:51 WIB

Daop 7 Angkat Bicara Soal Kecelakaan KA Argo Semeru vs Suzuki Carry di Madiun 

Kamis, 21 Desember 2023 - 13:05 WIB

Kredit Mobil Angsuran 20 Juta, Andalkan Penghasilan Dari Aplikasi Penghasil Dolar Berujung “RUNGKAT”

Selasa, 4 Mei 2021 - 14:04 WIB

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini

Senin, 3 Mei 2021 - 00:24 WIB

Biadab! 11 Anjing Milik Warga Barean di Bantai Secara Sadis

Sabtu, 1 Mei 2021 - 21:17 WIB

Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

Sabtu, 1 Mei 2021 - 20:59 WIB

Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA

Berita Terbaru