Menu

Mode Gelap
Konsumsi dan Edarkan Sabu, Pasutri Ini Harus Berpisah dengan Anak Balita Demi Pesta Miras, Pria Madiun Perdaya dan Kuras Uang Tabungan Kekasihnya Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun 

Daerah · 6 Okt 2020 11:37 WIB ·

Baliho Keponakan Sby Disalahartikan, Loyalis Aji Pasang Badan


 Baliho Keponakan Sby Disalahartikan, Loyalis Aji Pasang Badan Perbesar

LINTAS7.NET,PACITAN- Sebuah foto baliho Indrata Nur Bayuaji, dengan tulisan Keponakan Sby kembali diviralkan warga dunia maya. Adalah akun facebook Agung Samodra DM, yang kembali mengunggah postingan konten sejumlah media online berbasis di Jakarta. 

Mengetahui adanya upaya tidak sehat itu, Anung Dwi Ristanto, loyalis Indrata Nur Bayu Aji buka suara. Pria yang juga Anggota DPRD Pacitan itu menjawab secara gamblang sejarah pemasangan baliho bergambar Indrata Nur Bayuaji yang disalahartikan jagad sosial media. 

“Sekedar memberitahukan kepada Pak Agung dan juga masyarakat bahwa baliho tersebut sudah satu tahun terpasang di seluruh wilayah Pacitan. Tujuannya sebagai media untuk memperkenalkan diri pada masyarakat secara luas. Selama ini sebagian warga Pacitan mengenal beliau sebagai Putra Bapak Soejono mantan Ketua DPRD dan Mantan Wakil Bupati Pacitan,” ujar Anung.

“Sebagian masyarakat hanya mengenal Mas Aji sebagai Anggota DPRD 3 periode dan juga Ketua DPRD Pacitan 2019-2024. Banyak pula masyarakat yang mengetahui akan hubungan kekeluaragaan antara Mas Aji dan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Dan itu adalah fakta yang tidak bisa diminta karena sudah takdir Yang Maha Kuasa,” tambah politisi Partai Demokrat. 

Menurut Anung, banyak masyarakat Pacitan yang belum mengetahui hubungan keluarga Indrata Nur Bayuaji dan Sby secara pasti. Sehingga penambahan tulisan keponakan Sby itu semata untuk mempertegas sekaligus mempermudah masyarakat untuk mengenal sosok Indrata Nur Bayuaji. 

“Adapun pencatutan nama Bapak Susilo Bambang Yudhoyono ini hanya untuk mempertegas status kekeluargaan antara Mas Aji dan Pak Sby. Sehingga dalam baliho tercantum tulisan keponakan Sby, supaya masyarakat mudah memahami dan mendapatkan jawaban pasti,” tegasnya. 

Legislator dari Daerah Pemilihan 1 Pacitan-Pringkuku itu pun meminta masyarakat untuk tidak lagi menebar kebencian hanya demi ambisi kekuasaan. Berpolitik santun dan tetap menjaga kultur budaya Pacitan, katanya merupakan pilihan yang bijak dalam berkompetisi.

“Kami sadar sebagian warga tidak suka tetapi hubungan kekeluargaan itu fakta dan benar adanya. Untuk itu janganlah menebar hal yang tidak baik karena kita semua adalah saudara. Dan peran Pak Sby juga sangat besar yang sudah memberikan banyak manfaat bagi seluruh masyarakat utamanya tanah kelahirannya Pacitan,” pungkasnya. (IS). 

Artikel ini telah dibaca 291 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Konsumsi dan Edarkan Sabu, Pasutri Ini Harus Berpisah dengan Anak Balita

8 Desember 2022 - 19:17 WIB

Badan Jalan Amblas di Jalur Bandar-Tegalombo Capai Puluhan Meter

8 Desember 2022 - 10:41 WIB

Demi Pesta Miras, Pria Madiun Perdaya dan Kuras Uang Tabungan Kekasihnya

7 Desember 2022 - 18:54 WIB

Pertanian Dinilai Masa Depan Ketahanan Pangan

6 Desember 2022 - 19:47 WIB

Pengunjung Goa Gong Tertimpa Atap Gazebo Runtuh

5 Desember 2022 - 20:40 WIB

Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka

4 Desember 2022 - 22:54 WIB

Trending di Pacitan