LINTAS7.NET, PACITAN – Gelombang kedua Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Partai Demokrat resmi dibuka pada Sabtu (30/8/2025) di Museum dan Galeri SBY*ANI, Pacitan, Jawa Timur. Sebanyak 329 peserta dari tujuh provinsi mengikuti kegiatan ini, yakni Aceh, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan arahan melalui tayangan video. Dalam pesannya, AHY menekankan pentingnya konsistensi kader dalam memperjuangkan aspirasi rakyat dan memperkuat konsolidasi di tingkat daerah.
Pembukaan acara dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) DPP Partai Demokrat, Rizki Aulia Rahman Natakusumah. Dalam sambutannya, Rizki menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojek online yang menjadi korban dalam aksi unjuk rasa di Jakarta.
“Atas nama keluarga besar Partai Demokrat, kami turut berduka cita. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Rizki. Ia juga menyampaikan harapan agar Indonesia semakin baik di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Pembukaan turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat Andi Alifian Mallarangeng dan Ketua Organizing Committee Bimteknas, Harlans Muharaman Fachra.
Deputi Operasional Badiklat sekaligus Koordinator Kegiatan, Heriyanto, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan visi dan memperkuat soliditas kader. “Peserta datang dari berbagai latar belakang. Kami ingin memberikan bekal nyata agar kader semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.
Gelombang kedua ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang telah digelar sebelumnya di lokasi yang sama. Selain meningkatkan kapasitas kader, Bimteknas juga menjadi ajang konsolidasi internal Partai Demokrat menjelang dinamika politik nasional ke depan.
Sejumlah narasumber dijadwalkan hadir, antara lain Andi Alifian Mallarangeng, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, Kepala Subdirektorat Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Akhmad Edwin, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.






