Pasar Jadul Besutan Dispora Ngawi Makin Mentradisi

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2020 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI. Pasar Jadul Taman Wisata Tawun Ngawi kian waktu kian menyedot perhatian pengunjung sejak digelar kali pertama Juni lalu. Pasar yang dibuka hanya tiap minggu legi pada kalender Jawa ini, selalu dipenuhi para pengunjung untuk menikmati suasana pasar tradisonal masa lalu lengkap dengan kostum para pedagangnya.

Puluhan lapak pedagang digelar dibawah rindangnya pohon dan rimbunan bambu pengunjung dapat membeli jajanan tempo dulu khas warga Ngawi maupun masyarakat Jawa mataraman pada umumnya seperti jenang grendul, nasi tiwul, cenil dan lain-lain.

Seperti halnya yang berlangsung pada hari Minggu, ( 01/03), pasar yang terletak di sisi barat dari area Taman Wisata Tawun desa Tawun kecamatan Kasreman ini, padat dikunjungi oleh para masyarakat baik dari dalam maupun luar kota.

Baca Juga :  Ribuan Surat Suara Pilpres Ditemukan Rusak

Rata rata dari para pengunjung mengaku menikmati sensasi nostalgia berbelanja di pasar era 50, dimana masih menemukan jajanan masa lalu, barang barang lawas dan bahkan hiburan rakyat seperti kesenian cokean mengisi ruang disudut sudut.

Salah seorang pengunjung dari Surabaya, menyampaikan jika ia dan beberapa temanya sengaja datang ke Ngawi untuk menikmati sensasi tempo dulu di pasar ini. Menurutnya dibanding pasar jadul di kota lain , pasar jadul di Ngawi terasa lebih berkesan karena ditempatkan dipinggiran kota lengkap dengan nuansa pedesaan.

“Pasar jadul disini sangat mengesankan karena diletakan diantara rimbunan rumpun bambu, pohon jati dan berada di pedesaan yang bisa membawa kita bernostalgia seperti 50 tahun yang lalu,” kata Elis yang datang bersama 300 teman sealuminya angkatan 1967 di SMA 5 Surabaya.

Baca Juga :  Wabup Ony Minta Saling Menguatkan dan Perkuat Silaturahmi

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, yang ditemui ditengah pengunjung mengatakan jika keberadaan paket wisata ini bisa menyedot perhatian publik, terlihat makin banyaknya pengujung setiap kali digelar.

“Ide kreatif untuk membangkitkan nostalgia masa lalu tersebut, mendapat apresiasi dari pengunjung, dan akan terus dikembangkan utamanya penambahan sarana prasarana, sehingga acara yang merupakan ikon Kabupaten Ngawi ini dapat mengundang penasaran pengunjung luar kota dan dapat ketagihan untuk melakukan kunjungan berikutnya,” kata Kanang ( sapaan akrab Bupati Ngawi –red).

Apa yang disampaikan Kanang tersebut sperti menginstruksikan kepada operator untuk memperhatikan kekurangan yang ada seperti penyedian loket penukaran uang yang lebih memadai, agar tidak terjadi antrian yang merepotkan, serta sarana lain yang menambah kenyamanan pengunjung. (pr)

Berita Terkait

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini
Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun
Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA
Siasat 3Second Bertahan di Tengah Pandemi, Buka Family Store ke-31 di Kota Madiun
Tingkatkan Nilai Tambah Bidang Agroindustri, Kabupaten Madiun Siap Jadi Sentral Kopi dan Coklat
Uji Kesiapan Operasional, Lanud Iswahjudi Gelar Latihan Elang Gesit
Jamin Kebutuhan Pupuk Petani, Petrokimia Gresik Alokasikan 15 Ribu Ton Pupuk Non Subsidi dan Seragamkan Harga Jual
Melalui Dana Desa, Teguhan Fokus Infrastruktur Jalan

Berita Terkait

Selasa, 4 Mei 2021 - 14:04 WIB

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini

Sabtu, 1 Mei 2021 - 21:17 WIB

Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

Sabtu, 1 Mei 2021 - 20:59 WIB

Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA

Minggu, 28 Maret 2021 - 09:52 WIB

Siasat 3Second Bertahan di Tengah Pandemi, Buka Family Store ke-31 di Kota Madiun

Kamis, 25 Maret 2021 - 09:32 WIB

Tingkatkan Nilai Tambah Bidang Agroindustri, Kabupaten Madiun Siap Jadi Sentral Kopi dan Coklat

Senin, 22 Maret 2021 - 09:03 WIB

Uji Kesiapan Operasional, Lanud Iswahjudi Gelar Latihan Elang Gesit

Rabu, 17 Maret 2021 - 19:43 WIB

Jamin Kebutuhan Pupuk Petani, Petrokimia Gresik Alokasikan 15 Ribu Ton Pupuk Non Subsidi dan Seragamkan Harga Jual

Kamis, 4 Maret 2021 - 19:56 WIB

Melalui Dana Desa, Teguhan Fokus Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru

Prosesi kirab pusaka menandai datangnya tahun baru Islam di Ponorogo. (Foto : Istimewa).

Daerah

Ribuan Orang Jadi Saksi Kirab Pusaka Grebek Suro Ponorogo

Sabtu, 6 Jul 2024 - 19:49 WIB

Headline

Pelaku Kasus Kopi Sianida Didakwa 6 Pasal Kombinasi

Selasa, 2 Jul 2024 - 15:45 WIB