Pemkab Ponorogo Bekali Ilmu Digital Marketing Ratusan Pelaku UMKM

- Jurnalis

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sugiri Sancoko beri pengarahan peserta pelatihan digital marketing di Aula Bappeda dan Litbang Ponorogo. (Foto : Istimewa).

Bupati Sugiri Sancoko beri pengarahan peserta pelatihan digital marketing di Aula Bappeda dan Litbang Ponorogo. (Foto : Istimewa).

LINTAS7.NET, PONOROGO- Sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Pemkab Ponorogo menggelar pelatihan digital pada Rabu (17/7/2024).

Pelatihan yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda dan Litbang) Ponorogo diikuti oleh ratusan pelaku UMKM.

Peserta pelatihan dibekali berbagai macam pengetahuan marketing digital. Mereka juga diberikan pemahaman soal pengurusan legalitas UMKM.

“ Namanya digital marketing. Karena dunia usaha harus akrab, ramah, dan piawai berselancar di era digital. Maka tidak boleh tidak piwai, ramah dan akrab dengan dunia digital,” ungkap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Rabu (17/7/2024)

Menurut Bupati yang mendasar tidak sekedar marketing. Namun juga ditekankan tentang kualitas. Pun, pentingnya legalitas untuk para pelaku UMKM.

“Jadi ada pelatihan ini. Kerjasama antara kami Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Ponorogo dengan Penggadaian,” kata Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko.

Baca Juga :  Terjaring OTT Pungli Retribusi Hewan, NL Pegawai Disperindag Ngawi Di Tahan

Harapannya, setelah pelatihan juga diajak studi banding ke beberapa kota maju. Sehingga menopang ekosistem wisata yang sedang dibangun oleh Pemkab Ponorogo.

“Biar pelaku UMKM tidak bingung harus bingung. Kami siapkan ekonomi wisata, kami sedang menyiapkan reog untuk ruh nya bisa kembali. Membangun monumen reog maupun mendaftarkan ke Unesco,” tegasnya.

Menurutnya, jika monumen reog terwujud dan diakui dunia tentu akan ada efek domino. Dimana banyak orang di luar Ponorogo menuju bumi reog.

“Entah untuk melihat reog atau bahkan meneliti tentang reog. Tentu akan tumbuh. Ada yang belanja ke UMKM,” papar Kang Giri kepada wartawan.

Tentu, dengan adanya pelatihan ini warga luar Ponorogo mendapatkan produk UMKM yang berkualitas. Sehingga menjadi penopang ekonomi wisata

Baca Juga :  Siasat 3Second Bertahan di Tengah Pandemi, Buka Family Store ke-31 di Kota Madiun

“Semua pelaku UMKM kami latih. Tidak hanya kuliner, ada kraft, travel maupun pemilik guest house. Kami injek pengetahuan,” ucap Kang Giri.

Sementara Deputi Bisnis Area Madiun, Eko Supriyanto mengatakan tujuan utama pelatihan agar pelaku UMKM melek digital.

Sehingga harus dibekali dengan pemasaran digital. Selain itu juga memperkenalkan produk UMKM karena selama ini hanya terkenal reognya saja.

“Kita harus jadi satu ekosistem, pariwisata dan UMKM bisa berkolaborasi. Harapannya tidak hanya di Ponorogo saja tapi bisa diluar daerah lainnya,” tambahnya.

Dia merinci ada 160 pelaku UMKM mengikuti pelatihan. Tidak hanya pelaku UMKM kuliner saja, namun bermacam-macam usaha kecil.

“Selain pemasaran juga legalitas, karena legalitas penting karena kepastian usahanya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru