Peran KPPS Sukseskan Pemilu

- Jurnalis

Selasa, 9 April 2019 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Iwit Widhi Santoso*)

Coblosan Pemilihan Umum (Pemilu) presiden/wakil presiden dan legislatif 17 April 2019, tinggal beberapa hari lagi. Keberadaan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menjadi hal penting. Betapa tidak, kelompok penyelenggara tingkat bawah ini punya andil besar mensukseskan pelaksanaan Pemilu.

Sejak awal Maret lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pendaftaran bagi KPPS. Persyaratan yang dibutuhkan pun tidak terlampau sulit. Usia terendah adalah 17 tahun dengan pendidikan minimal SMA atau sederajat. Berbeda dengan Pemilu 2014, di mana usia minimal adalah 25 tahun. Di samping itu juga integritas, surat sehat, dan kemampuan baca tulis dan hitung (calistung) menjadi sesuatu yang juga harus dipenuhi. Hanya saja, ada syarat lain, yakni, calon KPPS tidak boleh menjabat dua periode Pemilu.

Itulah sebabnya, Pemilu serentak 2019, banyak wajah baru di KPPS. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi KPU. Betapa tidak, ada banyak hal yang harus segera dikuasai oleh kelompok penyelenggara di TPS ini. Mulai dari persiapan, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, pengumuman hasil penghitungan suara.

Baca Juga :  Jalur Pacitan-Ponorogo Amblas Sudah Ditangani, Kendaraan Diatas 7 Ton Masih Dilarang Melintas

Untuk mengeleminir kesalahan dalam pelaksanaan, para anggota KPPS mengikuti bimtek, khususnya terkait teknis pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara. Teknis tersebut adalah aplikasi dari undang-undang tentang Pemilu dan PKPU Pungut Hitung Suara.

Pemilu 2019 ada lima kotak suara yang akan digunakan. Tentu saja menuntut ketelitian para anggota KPPS. Tidak hanya ketua atau bagian administrasi yang memilah kategori pemilih DPT, DPTb, atau DPK, tetapi juga bagian penjaga kotak dan celup tinta harus cermat. Masing-masing surat suara harus dipastikan masuk pada kotaknya. Begitu pula dengan para pemilih yang telah menggunakan hak pilihnya harus dicelup tinta jarinya.

Terkait kotak suara, jangan sampai surat suara masuk ke kotak berbeda. Sebab, sesuai aturan mainnya, penghitungan suara dimulai dari kotak Presiden dan Wakil Presiden. Jika pemilih salah memasukkan surat suara pada kotak berbeda, tentu akan berdampak pada jumlah suarat suara. Akibatnya, proses perhitungan menjadi terhambat.

Baca Juga :  Gerak Cepat Adaptasi Kepemimpinan Baru

Karena itu, KPPS dituntut kreatif dan rajin belajar dari buku-buku panduan yang dibagikan KPU maupun beljar melalui youtube. Sebab, pelaksanaan bimtek hanya beberapa jam, tentu tidak bisa menjabarkan secara tuntas dan mengurai semua potensi permalahanan pelaksanaan pemungutan suara. Begitu juga kegiatan simulasi yang hanya diadakan dibeberapa titik lokasi.

Permasalahan lainnya yang perlu diantisipasi adalah suara sah dan tidak sah. Terlebih, kategori suara sah dan tidak sah ada yang berbeda dari pemilu sebelumnya. Pengetahuan semacam itu yang penting dan perlu diketahui oleh KPPS. Jangan sampai karena minimnya pemahaman dan desakan banyak pihak menjadikan penyelenggaraan di tingkat bawah menjadi bermasalah. (*)

 

*) Penulis adalah Wartawan Senior, tinggal di Pacitan

Berita Terkait

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah
Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali
Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:15 WIB

Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:26 WIB

Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Senin, 18 Mei 2026 - 16:41 WIB

KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh

Berita Terbaru