Perpaduan Seni dan Filosofi Hidup Petani Disajikan Epik Rontek Garu Bumi Donorojo

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan musik ronthek Garu Bumi Donorojo, Sabtu (5/7). (Foto : Lintas7.net).

Penampilan musik ronthek Garu Bumi Donorojo, Sabtu (5/7). (Foto : Lintas7.net).

LINTAS7.NET, PACITAN – Kecamatan Donorojo sukses mencuri perhatian ribuan penonton  gelaran Festival Rontek 2025. Rontek Garu Bumi Donorojo menampilkan permainan musik rontek spektakuler.

Perpaduan antara seni tari tradisional dan musik bambu yang atraktif menyajikan visualisasi mendalam tentang filosofi kehidupan petani.

Puluhan penari tampil apik dalam menggambarkan siklus hidup petani, mulai dari membajak sawah, menanam benih, merawat tanaman, hingga panen raya. Setiap gerakan penari diiringi alunan ritmis ketukan bambu sebagai simbol denyut kehidupan masyarakat agraris.

Camat Donorojo, Nasrul Hidayat, mengatakan bahwa pertunjukan ini bukan sekadar tarian. Rontek Garu Bumi adalah cerminan jiwa masyarakat Donorojo yang menganggap bertani sebagai sebuah filosofi hidup.

Baca Juga :  Pancer Door Run 10K dan KORPRI Fun Run 5K Meriahkan HUT KORPRI ke-53 di Pacitan Diikuti Ratusan Peserta

“Di balik setiap gerakan tersirat nilai-nilai kesabaran, gotong royong, kerja keras, dan rasa syukur yang telah mengalir dalam darah kami selama turun-temurun,” paparnya.

Proses pembuatan pertunjukan ini sendiri mencerminkan nilai yang ingin disampaikan. Selama persiapan, seluruh elemen masyarakat bahu-membahu menyukseskan pagelaran. Mulai dari petani, seniman lokal, hingga pelajar turut serta dalam proses kreatif.

Pertunjukan ini juga sarat dengan nilai-nilai spiritual, menggambarkan kebiasaan petani yang selalu memulai musim tanam dengan permohonan berkah. Adegan penutup menampilkan gerakan syukur dengan menaburkan beras ke udara, simbolisasi rasa terima kasih kepada alam dan Sang Pencipta.

Baca Juga :  Pacitan Raih Penghargaan Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi dari BRIDA Jawa Timur

Festival yang berlangsung selama tiga hari (5-7 Juli 2025) ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wahana pelestarian budaya.

“Melalui Rontek Garu Bumi, kami ingin dunia tahu bahwa bertani adalah peradaban, bukan sekadar pekerjaan,” tegas Nasrul.

Penampilan Donorojo mendapat sambutan meriah dari penonton dan apresiasi tinggi dari dewan juri. Dengan tampil sukses di ajang ini, Kecamatan Donorojo tidak hanya berhasil memperkenalkan kekayaan budayanya, tetapi juga menginspirasi banyak pihak tentang pentingnya mempertahankan nilai-nilai luhur dalam kehidupan modern.

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru