LINTAS7.NET, PACITAN – Ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Pringkuku memadati halaman Pendopo Kecamatan sejak pagi hari, Senin (1/9/2025). Mereka rela antre panjang demi mendapatkan beras murah dalam program Gerakan Pangan Murah Serentak, yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Perum Bulog dan pemerintah daerah, dengan menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Beras SPHP dijual dengan harga Rp57 ribu per 5 kilogram, atau sekitar Rp11.400 per kilogram. Harga tersebut jauh di bawah harga beras di pasaran yang terus mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.
“Alhamdulillah, bisa dapat beras lebih murah. Sekarang harga beras di pasar kan tinggi, jadi program seperti ini sangat membantu kami,” ujar Sulastri, warga Desa Candi, sambil menggendong dua karung beras yang baru dibelinya.
Hal serupa juga disampaikan Slamet, warga Desa Sooka, yang mengaku datang sejak subuh demi tidak kehabisan stok.
“Saya berangkat jam enam pagi. Kalau di pasar harga beras sudah naik, di sini lebih terjangkau. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ungkapnya.
Camat Pringkuku, Suwoto, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya terkait fluktuasi harga kebutuhan pokok.
“Kegiatan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat dan menjaga daya beli, sekaligus menjadi momentum kebersamaan dalam merayakan kemerdekaan,” jelas Suwoto.
Suasana di lokasi berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Selain beras, warga juga bisa mendapatkan berbagai bahan pangan pokok lain dengan harga terjangkau. Warga pulang dengan membawa belanjaan, disertai senyum dan rasa syukur.
Banyak masyarakat berharap program serupa bisa digelar secara rutin, terutama saat harga kebutuhan pokok melonjak, agar benar-benar bisa menjadi solusi untuk meringankan beban warga kecil. (Red/Adv).






