Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Pringkuku, Beras SPHP Ludes Diserbu Pembeli

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Pringkuku memadati halaman Pendopo Kecamatan sejak pagi hari, Senin (1/9/2025). Mereka rela antre panjang demi mendapatkan beras murah dalam program Gerakan Pangan Murah Serentak, yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Perum Bulog dan pemerintah daerah, dengan menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual jauh lebih murah dibanding harga pasar.

Beras SPHP dijual dengan harga Rp57 ribu per 5 kilogram, atau sekitar Rp11.400 per kilogram. Harga tersebut jauh di bawah harga beras di pasaran yang terus mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga :  Pelaku Kasus Kopi Sianida Didakwa 6 Pasal Kombinasi

“Alhamdulillah, bisa dapat beras lebih murah. Sekarang harga beras di pasar kan tinggi, jadi program seperti ini sangat membantu kami,” ujar Sulastri, warga Desa Candi, sambil menggendong dua karung beras yang baru dibelinya.

Hal serupa juga disampaikan Slamet, warga Desa Sooka, yang mengaku datang sejak subuh demi tidak kehabisan stok.
“Saya berangkat jam enam pagi. Kalau di pasar harga beras sudah naik, di sini lebih terjangkau. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ungkapnya.

Camat Pringkuku, Suwoto, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya terkait fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Baca Juga :  Kualitas Pilkada Pacitan Tahun Ini Disebut Lebih Baik dari Pilkada Tahun 2015

“Kegiatan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat dan menjaga daya beli, sekaligus menjadi momentum kebersamaan dalam merayakan kemerdekaan,” jelas Suwoto.

Suasana di lokasi berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Selain beras, warga juga bisa mendapatkan berbagai bahan pangan pokok lain dengan harga terjangkau. Warga pulang dengan membawa belanjaan, disertai senyum dan rasa syukur.

Banyak masyarakat berharap program serupa bisa digelar secara rutin, terutama saat harga kebutuhan pokok melonjak, agar benar-benar bisa menjadi solusi untuk meringankan beban warga kecil. (Red/Adv).

Berita Terkait

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah
Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali
Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Bakorwil Malang Terus Bersinergi dan Berkolaborasi Wujudkan Solusi Penguatan Pendidikan Vokasi
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:15 WIB

Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:26 WIB

Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:06 WIB

Bakorwil Malang Terus Bersinergi dan Berkolaborasi Wujudkan Solusi Penguatan Pendidikan Vokasi

Berita Terbaru