Sekolah Rakyat Pacitan Mulai MPLS, Fokus pada Karakter dan Keterampilan Hidup

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Sebanyak 100 calon siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Pacitan mengikuti serangkaian tes awal pada Senin pagi (14/07/25), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menjelang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026.

Kegiatan dimulai dengan tes fisik berupa lari sejauh 2 kilometer yang mengambil rute mengelilingi area Pendopo Kabupaten Pacitan. Usai tes lari, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan, pengecekan tekanan darah dan jantung, hingga pemeriksaan mata, telinga, dan gigi. Terlihat sejumlah orang tua turut mendampingi putra-putri mereka selama proses berlangsung.

MPLS Sekolah Rakyat dibuka secara resmi pada hari yang sama melalui siaran daring serentak di 100 titik penyelenggaraan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Menteri Sosial Republik Indonesia hadir secara virtual untuk meresmikan dimulainya kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Setelah Mengantar ke PKB, Pegiat Desa Terus Bergerak Sambangi DPC Partai Demokrat Perkuat Posisi Rakhman Wijayanto

Dalam sambutannya, Analisa Kebijakan Kementerian Sosial RI, Rinto Indratmoko, menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar orientasi, tetapi juga sarana untuk menggali potensi siswa secara menyeluruh.

“Melalui MPLS, kami ingin mengenali bakat dan minat setiap siswa sejak awal. Di samping itu, mereka mulai diperkenalkan dengan nilai-nilai kedisiplinan serta materi pendidikan khas Sekolah Rakyat,” ungkap Rinto.

Ia menambahkan bahwa Sekolah Rakyat mengusung konsep pendidikan yang holistik, tidak hanya berfokus pada prestasi akademik.

“Pendidikan di sini menekankan pembentukan karakter, penguatan empati, tanggung jawab sosial, serta pengembangan keterampilan hidup. Tujuannya adalah menyiapkan anak-anak ini agar tumbuh sebagai individu yang cerdas dan berdaya,” ujarnya.

Baca Juga :  Berusia Tua Tak Selalu Dewasa dalam Berpolitik

Setelah pembukaan MPLS, seluruh calon siswa di Pacitan dijadwalkan untuk mulai tinggal di asrama yang berlokasi di kompleks Panti Werdha, tak jauh dari gedung sementara Sekolah Rakyat di Kecamatan Pacitan.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pendidikan dari Presiden Prabowo yang digagas melalui Kementerian Sosial. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga rentan dan kurang mampu, dengan sistem asrama dan kurikulum yang menekankan penguatan karakter dan keterampilan hidup sebagai bekal masa depan.

Berita Terkait

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”
Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal
Jelang Ramadan 1447 H, Polres Pacitan Sidak Pasar dan Agen LPG, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman
Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi
FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai
Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional
KONI Pacitan 2025–2029 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Kasus Mahar Cek Rp3 Miliar, Tarman Keluar dari Tahanan Polres Pacitan Usai 60 Hari Ditahan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:15 WIB

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:36 WIB

Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:31 WIB

Jelang Ramadan 1447 H, Polres Pacitan Sidak Pasar dan Agen LPG, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:20 WIB

Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi

Senin, 9 Februari 2026 - 11:27 WIB

FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai

Berita Terbaru