Survei SukMa Jatim, Pelayanan Masyarakat Kecamatan Punung Memuaskan

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Punung, Pudji Haryono. (Foto : Istimewa).

Camat Punung, Pudji Haryono. (Foto : Istimewa).

LINTAS7.NET, PACITAN- Pelayanan Kecamatan Punung meraih nilai tinggi dalam SukMa e-Jatim atau Survey Kepuasan Masyarakat Secara Elektronik Jawa Timur. Berdasarkan  evaluasi Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) periode Januari hingga Juni 2025 Pelayanan Kecamatan Punung memuaskan.

Berdasarkan data dari aplikasi SukMa e-Jatim (Survey Kepuasan Masyarakat Secara Elektronik Jawa Timur), skor IKM Kecamatan Punung mencapai 94,47.

Penilaian ini diperoleh dari total 966 responden yang terdiri dari 421 laki-laki dan 545 perempuan. Mayoritas responden berada dalam rentang usia 31–50 tahun, yakni sebanyak 470 orang, disusul usia 17–30 tahun sebanyak 315 orang, dan usia di atas 50 tahun sebanyak 181 orang.

Baca Juga :  Saksikan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba, Bupati Madiun : Jangan Coba-coba Bermain Narkoba !

Camat Punung, Pudji Haryono menyatakan, Hasil IKM ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kecamatan Punung, yang berada dalam kategori sangat baik.

Dia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat yang telah memberikan penilaian positif.

“Masukan dan penilaian dari masyarakat sangat berarti bagi kami. Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.

Baca Juga :  3 Anggota DPRD Proses PAW Resmi Dilantik

Sebagai informasi, aplikasi SukMa e-Jatim merupakan sistem survei digital yang diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memantau kinerja pelayanan publik di setiap daerah secara transparan dan terintegrasi.

Kecamatan Punung menjadi salah satu perangkat daerah yang aktif berpartisipasi dalam pengisian survei ini.

“Dengan hasil ini, ke depan pelayanan publik bisa semakin responsif, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat lokal,” pungkas Pudji.(Red/Adv).

Berita Terkait

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan
SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:00 WIB

Dorong Kelompok Rentan Jadi Aktor Ketangguhan Bencana, Kelurahan Ploso Gelar Pelatihan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:35 WIB

SPPG Pacitan Jadi Percontohan Jawa Timur, Seluruh Relawan Sudah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Berita Terbaru