Syuting di Ponorogo, Noah Kagum Keindahan Alam di Bumi Reog

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Noah dan Bupati Giri Sancoko. (Foto:Pemkab Ponorogo).

Momen Noah dan Bupati Giri Sancoko. (Foto:Pemkab Ponorogo).

LINTAS7.NET,PONOROGO – Masyarakat Kabupaten Ponorogo, dibuat heboh karena secara diam diam, grup band Noah sejak tanggal 12 hingga 14 Agustus berada di Kabupaten Ponorogo. Bahkan grup band yang dipentoli Ariel, Lukman, dan David sudah melakukan syuting di tiga tempat wisata alam andalan kota Reog. Yakni di Telaga Ngebel yang ada di Kecamatan Ngebel, Watu Semaur yang ada di Kecamatan Ngrayun serta bukit Kuik yang ada di Kecamatan Sambit.

Apiknya, mereka melakukan syuting di Telaga Ngebel pada saat dini hari. Yakni sekitar jam 2 pagi hingga jam 6 pagi. Alasannya pun sederhana. Mereka tidak mau membuat gaduh warga Ponorogo ketika mereka datang. Selain itu, mereka sengaja ingin menantikan momen sunset di telaga yang masih memiliki keindahan alam yang luar biasa.

Baca Juga :  Edhie Baskoro Yudhoyono Berbagi dan Berbuka Bersama Dengan Anak Yatim di Wilayah Dapil 7 Secara Virtual

‘’Kami tidak ingin membuat masyarakat gaduh. Jadi sebaiknya kami memang datang diam diam. Tapi terus terang, Lukman tadi sempat menyesal tidak membawa kamera photo saat melihat sunset. Pemandangannya benar benar bagus banget,’’ kata Ariel saat jumpa pers di rumah dinas Bupati Ponorogo (14/8).

Ariel mengaku datang ke Ponorogo untuk syuting video klip bertema Side B. Yakni lagu Noah yang selama ini jarang dibawakan di atas panggung. Konsep ini merupakan perpaduan audio dan visual dari tempat unik dan apik di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga :  Alasan Sakit, Mantan Wabup Ponorogo Ida Tak Penuhi Panggilan Kejari

‘’Ponorogo menjadi salah satu pilihan karena berbagai hal. Selain masyarakatnya yang ramah, disini banyak tempat yang sangat menakjubkan. Salah satunya bukit kuik yang menyajikan pemandangan kota Ponorogo dari atas gunung,’’ pungkas musisi asal Kabupaten Bandung.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sempat menemani langsung proses produksi NOAH di Bukit Kuik. Kang Giri menyebut kolaborasi itu sebagai bentuk sinergi ideal antara dunia seni dan promosi daerah. ‘’Ini bukan hanya tentang musik. Ini tentang bagaimana Ponorogo diangkat melalui cara yang original, yang menyentuh hati. Kita bangga dan siap menyambut mereka lagi kapan pun,” jelasnya kepada awak media. (adv/rc)

Berita Terkait

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan
Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur
Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah
ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Tikus Makin Meresahkan Saat Kemarau, Dinkes Pacitan Ingatkan Bahaya Hantavirus
Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa
PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga
Perkuat Sistem Tanggap Darurat, Dinkes Pacitan Siapkan Rencana Kontingensi Tsunami

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa

Berita Terbaru