LINTAS7.NET,PONOROGO – Masyarakat Kabupaten Ponorogo, dibuat heboh karena secara diam diam, grup band Noah sejak tanggal 12 hingga 14 Agustus berada di Kabupaten Ponorogo. Bahkan grup band yang dipentoli Ariel, Lukman, dan David sudah melakukan syuting di tiga tempat wisata alam andalan kota Reog. Yakni di Telaga Ngebel yang ada di Kecamatan Ngebel, Watu Semaur yang ada di Kecamatan Ngrayun serta bukit Kuik yang ada di Kecamatan Sambit.
Apiknya, mereka melakukan syuting di Telaga Ngebel pada saat dini hari. Yakni sekitar jam 2 pagi hingga jam 6 pagi. Alasannya pun sederhana. Mereka tidak mau membuat gaduh warga Ponorogo ketika mereka datang. Selain itu, mereka sengaja ingin menantikan momen sunset di telaga yang masih memiliki keindahan alam yang luar biasa.
‘’Kami tidak ingin membuat masyarakat gaduh. Jadi sebaiknya kami memang datang diam diam. Tapi terus terang, Lukman tadi sempat menyesal tidak membawa kamera photo saat melihat sunset. Pemandangannya benar benar bagus banget,’’ kata Ariel saat jumpa pers di rumah dinas Bupati Ponorogo (14/8).
Ariel mengaku datang ke Ponorogo untuk syuting video klip bertema Side B. Yakni lagu Noah yang selama ini jarang dibawakan di atas panggung. Konsep ini merupakan perpaduan audio dan visual dari tempat unik dan apik di berbagai wilayah di Indonesia.
‘’Ponorogo menjadi salah satu pilihan karena berbagai hal. Selain masyarakatnya yang ramah, disini banyak tempat yang sangat menakjubkan. Salah satunya bukit kuik yang menyajikan pemandangan kota Ponorogo dari atas gunung,’’ pungkas musisi asal Kabupaten Bandung.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sempat menemani langsung proses produksi NOAH di Bukit Kuik. Kang Giri menyebut kolaborasi itu sebagai bentuk sinergi ideal antara dunia seni dan promosi daerah. ‘’Ini bukan hanya tentang musik. Ini tentang bagaimana Ponorogo diangkat melalui cara yang original, yang menyentuh hati. Kita bangga dan siap menyambut mereka lagi kapan pun,” jelasnya kepada awak media. (adv/rc)






