Tokoh-Tokoh NU Kabupaten Madiun Dukung Pembubaran FPI

- Jurnalis

Rabu, 30 Desember 2020 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, MADIUN – Pasca terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) beberapa menteri tentang pembubaran organisasi Front Pembela Islam (FPI), gelombang dukungan mengalir dari berbagai daerah, termasuk dari Kabupaten Madiun.

Para tokoh Nahdlatul Ulama’ (NU) Kabupaten Madiun menyatakan dukungannya terhadap keputusan pemerintah untuk membubarkan FPI.

“Kami mendukung upaya pemerintah dalam menertibkan dan membubarkan ormas-ormas yang tidak sesuai dengan undang-undang, norma dan budaya kita demi terciptanya negara yang aman dan kondusif. Negara yang Baldatun Toyyibatun wa Robbul Ghoffur,” tutur Ketua PCNU Kabupaten Madiun, Ahmad Mizan Basyari atau yang akrab disapa Gus Mizan, Rabu (30/12/2020) malam.

Pernyataan Gus Mizan senada dengan seluruh ketua MWC NU di tingkat kecamatan. Di antaranya, Suyitno Ketua MPC NU Kecamatan Saradan yang mengatakan sangat mendukung keputusan pemerintah yang telah membubarkan FPI. “Semoga ini akan membawa kemashlahatan untuk Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga :  Avanza Hantam Truk Tronton, Dua Tewas

Muhammad Khamim, Ketua MWC NU Kecamatan Madiun juga demikiaan. Menurutnya, hal ini untuk menjaga eksistensi ideologi dan konsensus dasar bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, dan keutuhan NKRI serta Bhinneka Tunggal Ika. “Saya mendukung kebijaksanaan pemerintah melalui SKB Menteri untuk membubarkan FPI serta pelarangan atribut-atributnya. NKRI Harga Mati,” tegasnya.

Sementara, Ketua MWCNU Kecamatan Geger Ahmad Zanuji menyatakan bahwa dirinya mendukung sepenuhnya terhadap keputusan pemerintah RI berdasar SKB beberapa menteri tentang pembubaran FPI dan pelarangan segala bentuk kegiatan dan penggunaan atribut FPI yang nyata-nyata mengancam keutuhan NKRI.

Baca Juga :  Merasa Ditipu Agen Penyalur TKI, Warga Desa Klorogan Lapor Ke Polres Madiun

Tak berhenti disitu, Mustakim, dukungan juga datang dari Ketua MWC NU Kecamatan Wungu. Mustakim mengaku sangat mendukung pemerintah yang telah menertibkan dan membubarkan FPI. “Karena FPI adalah memecah belah persatuan rakyat Indonesia,” katanya.

Hal senada disampaikan Darul Muhtar, Ketua MWC NU Kecamatan Gemarang. Selain menyampaikan terimakasih, Ia juga memberi dukungan kepada pemerintah atas pembubaran FPI demi ketertiban, keamanan dan kedamaian Indonesia.

“NKRI harus kita jaga persatuan dan kesatuannya dari semua idelogi yang tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Oleh karena itu keputusan pemerintah sudah tepat dan kami sangat mendukung keputusan itu. Semoga Indonesia selamat dari semua idelogi yang tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945,” tandasnya. (ant/red)

Berita Terkait

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”
Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal
FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai
Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional
KONI Pacitan 2025–2029 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Kasus Mahar Cek Rp3 Miliar, Tarman Keluar dari Tahanan Polres Pacitan Usai 60 Hari Ditahan
PLN Nusantara Power Bangun Wisata Hijau di Sungai Maron Pacitan
Grand Launching di Museum dan Galeri SBY – Ani, Dr. Warkim Satukan Buku, Inovasi, dan Pengabdian

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:15 WIB

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:36 WIB

Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:17 WIB

Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:04 WIB

KONI Pacitan 2025–2029 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Senin, 2 Februari 2026 - 18:21 WIB

Kasus Mahar Cek Rp3 Miliar, Tarman Keluar dari Tahanan Polres Pacitan Usai 60 Hari Ditahan

Berita Terbaru