Belasan Desa di Pringkuku Penuhi Standar STBM Lima Pilar

- Jurnalis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu momen dalam proses verifikasi STBM 5 pilar di Desa Ngadirejan, Pringkuku beberapa waktu lalu. (Foto : Istimewa).

Salah satu momen dalam proses verifikasi STBM 5 pilar di Desa Ngadirejan, Pringkuku beberapa waktu lalu. (Foto : Istimewa).

LINTAS7.NET, PACITAN – Kecamatan Pringkuku selangkah lagi menyelesaikan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Ini menyusul tuntasnya empat desa baru yang dinyatakan telah memenuhi standar STBM lima pilar.

“Tahun ini Desa Ngadirejan, Dersono, Poko dan Watukarung tuntas STBM lima pilar,” kata Suwoto, Camat Pringkuku pada wartawan.

Empat desa ini melengkapi 7 desa lain di Pringkuku yang lebih dulu menyelesaikan program STBM lima pilar. Yakni Desa Sobo, Pelem, Glinggangan, Sugihwaras, Pringkuku, Dadapan dan  Candi.

Baca Juga :  Kemenangan Besar Aji-Gagarin di Kecamatan Bandar, Satu Desa Capai Target 90 Persen

“Allhamdulillah, sudah 11 desa tuntas, tersisa dua desa, Tamanasri dan Jlubang yang kami target tuntas STBM lima pilar tahun depan,” imbuh mantan Camat Bandar tersebut.

Camat Woto menjelaskan pemerintah terus mendorong budaya hidup bersih dan sehat diterapak dalam berbagai tingkatan. Mulai lingkungan keluarga, RT, RW, Dusun hingga wilayah desa.

“Pertama memastikan BAB di jamban tersedia tiap rumah warga. Kemudian cuci tangan pakai sabun pakai air mengalir serta pengelolaan limbah sampah rumah tangga yang baik diharapkan jadi budaya sehari-hari masyarakat,” paparnya.

Baca Juga :  Bupati Sugiri Pastikan Perlindungan Sosial Bagi Ribuan Pekerja Rentan Ponorogo

Camat Woto menyebut standar STBM lima pilar ini penting diterapkan demi tercapainya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Perilaku hidup bersih dan sehat katanya jadi modal berharga dalam pembangunan di wilayah pedesaan.

“Harapan kami adalah pola hidup bersih dan sehat ini bisa membudaya di masyarakat sehingga segala penyakit yang berasal dari lingkungan bisa di tekan,” pungkasnya. (red/adv).

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru