MARATON proses seleksi, akhirnya rehat sejenak untuk sepekan terakhir. Kami kembali ke rutinitas. Berkaitan dengan tahapan Pemilu dan Pilkada Tahun 2024. Salah satunya adalah agenda cukup krusial dan mungkin dinanti banyak, yakni penerimaan pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada Tahun 2024.
Selasa (23/4) tahapan penerimaan pendaftaran tersebut dimulai. Beberapa syarat ditawarkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pacitan apabila berkeinginan bergabung sebagai penyelenggara Pilkada di tingkat kecamatan. Kondisi ini menegaskan bahwa PPK untuk Pemilu Tahun 2024 tidak otomatis diperpanjang menjadi PPK untuk Pilkada Tahun 2024. Akan tetapi ada ruang baru yang dapat digunakan masyarakat Pacitan dalam berpartisipasi di gelaran Pilkada kali ini. Semua pihak yang memenuhi persyaratan, memiliki hak yang sama untuk dapat berpartisipasi.
Sebenarnya, apa saja syaratnya? Anda dapat mengaksesnya melalui laman berikut: https://kab-pacitan.kpu.go.id/blog/read/pengumuman-seleksi-calon-anggota-panitia-pemilihan-kecamatan-ppk-untuk-pemilihan-gubernur-dan-wakil-gubernur-jawa-timur-bupati-dan-wakil-bupati-pacitan-pada-kabupaten-pacitan-tahun-2024.
Pendaftaran ini dibuka sekitar sepekan. Sampai 29 April 2024 mendatang. Kami membuka kesempatan yang luas bagi masyarakat Pacitan apabila berkenan berpartisipasi dalam Pilkada Tahun 2024. Seperti biasa, proses seleksi PPK ini tidak dipungut biaya. Dan kami juga membuka ruang pengaduan apabila terdapat pihak-pihak yang merasa mendapat iming-iming dengan biaya tertentu dari pihak luar untuk dapat memuluskan menjadi PPK ini. Kami pastikan pengaduan tersebut akan segera kami tindak lanjuti.
Selain berkaitan dengan penerimaan pendaftaran PPK, beberapa agenda lain juga dilakukan KPU Pacitan dalam sepekan terakhir. Pada Senin (22/4), dilakukan rapat pleno rutin. Dilanjutkan dengan rakor daring persiapan pembentukan badan adhoc. Dipastikan segala peranti penerimaan pendaftaran PPK ini benar-benar siap sebelum disampaikan kepada publik.
Pada Rabu (24/4), saya mendapatkan undangan dari KPU Jawa Timur untuk rakor berkaitan dengan persiapan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU). Acaranya di Magetan. Namun saya tidak hadir. Diwakili oleh ketua. Ketua ini agendanya juga bersambung. Yakni rakor evaluasi pemungutan dan penghitungan suara bersama Divisi Teknis Penyelenggaraan. Acaranya dipusatkan di Bojonegoro.
Kamis (25/4), kami mendapat berita duka. Ibunda dari Ketua PCNU Pacitan H Sutrisno meninggal dunia. Mendapat kabar tersebut, saya segera memutuskan untuk takziah. Menyampaikan ucapan duka cita mewakili lembaga KPU Pacitan. (*)
Tulisan ke-92/Edisi 22-28 April 2024






