LINTAS7.NET, PACITAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Darsono Pacitan kembali memperoleh dukungan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2026.
Dana sebesar Rp8 miliar tersebut akan digunakan untuk menuntaskan pembangunan Gedung Rawat Jalan Tahap III yang menjadi salah satu proyek strategis peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Pacitan.
Direktur RSUD dr Darsono Pacitan, dr Johan Triputranto, mengatakan pembangunan gedung rawat jalan dilakukan secara bertahap dan kini memasuki fase akhir. Alokasi DBHCHT tahun depan akan difokuskan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan yang masih tersisa agar fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Pada tahun 2026 kami mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp8 miliar dari DBHCHT. Dana ini akan kami fokuskan untuk menyelesaikan pembangunan Gedung Rawat Jalan Tahap III,” ujarnya.
Saat ini, pihak rumah sakit tengah mempersiapkan berbagai dokumen administrasi yang menjadi syarat pelaksanaan tender proyek. Proses tersebut meliputi penyusunan dokumen teknis hingga koordinasi dengan Kelompok Kerja (Pokja) guna mempercepat tahapan lelang secara terbuka.
Menurut dr Johan, keberadaan DBHCHT memberikan kontribusi besar bagi sektor kesehatan, khususnya dalam mendukung pembangunan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan daerah. Dengan adanya tambahan fasilitas yang memadai, kualitas pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin meningkat.
“DBHCHT sangat membantu pengembangan fasilitas kesehatan. Kami berharap dukungan anggaran untuk sektor kesehatan ini dapat terus berlanjut karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Selain mendukung pembangunan fasilitas kesehatan, Pemerintah Kabupaten Pacitan juga terus mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan dan pemberantasan peredaran rokok ilegal.
Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga penerimaan negara dan daerah yang bersumber dari cukai hasil tembakau, sekaligus memastikan manfaat DBHCHT dapat terus dirasakan melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. (apri)






