PKD dan Dirosah Ula GP Ansor Pacitan Resmi Dibuka, Gus Hammam Luncurkan Buku Dalil Amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Gerakan kaderisasi kembali digelorakan oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Pacitan melalui pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Dirosah Ula Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor yang berlangsung di Wisma Atlet Pacitan, Jumat (25/7/2025).

Momen penting dalam kegiatan ini adalah peluncuran buku Dalil Amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah karya Gus Hammam Fathullah HB, Ketua PC MDS Rijalul Ansor Pacitan, yang diharapkan menjadi panduan dalil keagamaan untuk kalangan pesantren dan kader Ansor, khususnya mereka yang belum aktif di lingkungan Rijalul Ansor.

Ketua PC GP Ansor Pacitan, Zainal Arifin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Ia melaporkan bahwa total peserta yang terlibat sebanyak 61 orang, terdiri dari 41 peserta PKD dan 19 peserta Dirosah Ula.

Zainal menegaskan bahwa program kaderisasi ini bukanlah bentuk intervensi terhadap kewenangan Pimpinan Anak Cabang (PAC), melainkan upaya fasilitasi untuk PAC yang belum mampu menyelenggarakan kaderisasi secara mandiri.

Baca Juga :  Kodim Madiun Jalin Silaturahmi Forkopimda dan Media

“Usai mengikuti pelatihan ini, sahabat-sahabat diharapkan kembali aktif di PAC masing-masing, sekaligus ikut mendorong pelaksanaan kaderisasi di tingkat bawah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan kepada Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus konsisten dan intens dalam menjalankan proses kaderisasi ke depan.

Sementara itu, Ketua PW MDS Rijalul Ansor Jawa Timur, Dr. H. Ahmad Kafabih, yang turut hadir dalam pembukaan acara, memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Ia menyampaikan bahwa mengikuti PKD dan Dirosah Ula merupakan sebuah anugerah besar yang patut disyukuri.

“Khidmah harus berlandaskan niat yang ikhlas serta pengorbanan waktu, tenaga, dan materi. Bila hanya diniatkan untuk kepentingan pribadi, maka itu bukan khidmah,” tegasnya.

Ia juga mengutip dawuh para Masyayikh Pondok Pesantren Lirboyo, bahwa siapa pun yang berkhidmah untuk NU, maka dirinya, keluarganya, dan keturunannya akan mendapatkan kebaikan dari Allah SWT.

“Mari kita luruskan niat. PKD dan Dirosah Ula adalah ruang sinau, agar kita menjadi kader yang paham, bertanggung jawab, dan siap mengemban amanah secara militan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Menikmati Sensasi Berburu Kuliner Khas Jelang Senja di Pasar Krempyeng Pacitan

Secara simbolis, kegiatan ini dibuka oleh Ahmad Kafabih yang juga memimpin doa, berharap agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar, penuh berkah, dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat Pacitan.

Peluncuran buku Dalil Amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah menjadi salah satu sorotan utama. Gus Hammam menyebut, buku ini ditulis untuk memperkuat landasan dalil amaliyah warga NU yang bersanad dan sesuai tuntunan para Masyayikh.

“Buku ini disusun untuk memperkuat gerakan dakwah dan menjadi pegangan bagi para kader dalam menyebarkan ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah secara benar,” jelasnya.

Launching ditandai dengan penyerahan simbolis buku kepada perwakilan peserta dan Ketua PW MDS Rijalul Ansor Jawa Timur. PC MDS Rijalul Ansor Pacitan juga merencanakan pencetakan buku ini dalam jumlah besar untuk didistribusikan ke pesantren dan PAC se-Kabupaten Pacitan.

Melalui kegiatan ini, GP Ansor Pacitan menunjukkan komitmen nyata dalam penguatan kaderisasi dan pelestarian amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah yang menjadi pijakan utama warga Nahdliyin.

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru