Gugus Tugas Covid-19 Pacitan Diminta Laporkan Hasil Kerja Harian ke Publik

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2020 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN- Wabah Coronavirus melanda dunia termasuk Indonesia. Sebagai langkah antisipasi Kabupaten Pacitan telah menetapkan status siaga Covid-19 mulai hari ini (16/3). Sejumlah kebijakan pemkab Pacitan diantaranya membentuk Gugus Satuan Tugas Percepatan Penanganan Corona Kabupaten, meliburkan sekolah di semua jenjang mulai tanggal 17-29 Maret dan membatasi kegiatan dengan pelibatan banyak masyarakat.

Anggota DPRD Pacitan, Rudi Handoko mengapresiasi keputusan pemerintah yang cepat merespon penyebaran Covid-19 dengan penetapan status siaga bencana non alam. Hanya politisi Partai Demokrat itu meminta pemerintah memperjelas kebijakan yang telah ditetapkan. Selain itu Gugus Tugas yang dibentuk diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Santri Ponorogo Meriahkan Puncak Peringatan Hari Santri Nasional

“Saya kira Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini wajib hukumnya melaporkan hasil kerja hariannya kepada publik. Ini penting supaya masyarakat bisa memantau langsung perkembangan yang terjadi sehingga menjadi acuan bagi warga untuk bersikap atau langkah antisipasi secara dini,” terang Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan Kebonagung-Tulakan.

Laporan kinerja secara berkala ini diharapkan menghilangkan rasa cemas yang berpotensi menghantui masyarakat. Dan lebih penting Gugus Satuan Tugas Penanganan dan Penanggulangan Corona berperan aktif memberikan edukasi dan sosialisasi cara menangkal coronavirus.

“Sebagai langkah pencegahan sosialisasi dengan melibatkan stakholder terkait juga perlu diintensifkan. Pemahaman masyarakat terhadap ancaman Covid-19 ini merupakan modal penting menanggulangi penyebarannya di wilayah Kabupaten Pacitan,” tambahnya.

Baca Juga :  Dukungan Nyawiji-Sumrambah Terus Bertambah

Menyikapi kebijakan libur sekolah, Anggota Komisi 2 DPRD Pacitan ini juga meminta pemerintah memberikan penjelasan lanjutan.

“Libur atau belajar mandiri di rumah itu perlu diberikan penjelasan lanjutan bagaimana peserta didik memanfaatkan waktu sebaik mungkin di lingkungan keluarga. Jangan sampai 13 hari libur sekolah itu dimaknai sebagai liburan untuk berwisata atau jalan-jalan keluar kota Pacitan yang justru itu membahayakan,” pungkasnya.

Kabupaten Pacitan saat ini masih dinyatakan terbebas dari wabah corona. Hanya saja menilik beberapa daerah tetangga yang sudah terpapar Pemkab Pacitan tidak ingin kecolongan dan bergerak cepat mencegah penyebaran wabah corona.
(IS)

Berita Terkait

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan
Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur
Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah
ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Tikus Makin Meresahkan Saat Kemarau, Dinkes Pacitan Ingatkan Bahaya Hantavirus
Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata
Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa
PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

Berita Terbaru