Barikade Ban Penghalang Sungai Buatan KPS Pepeling Diapresiasi Bupati

- Jurnalis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sugiri Sancoko pada momen aksi bersih lingkungan sungai Tambak Kemangi. (Foto:Pemkab Ponorogo).

Bupati Sugiri Sancoko pada momen aksi bersih lingkungan sungai Tambak Kemangi. (Foto:Pemkab Ponorogo).

LINTAS7.NET,PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko ikut ambil bagian dalam kegiatan bersih bersih sungai Kawasan DAM Tambak Kemangi, yang ada di Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, yang digelar Minggu 2 Agustus pagi.

Aksi bersih bersih yang dilakukan Kelompok Peduli Sungai (KPS) Tambak Kemangi ini mendapat apresiasi dari Bupati. Betapa tidak, komunitas yang berdiri secara mandiri ini rutin membersihkan sungai secara sukarela tanpa ada campur tangan dari pemerintah. Bahkan mereka juga berinovasi membuat barikade sampah dari ban bekas yang diberi galon air mineral yang ditambatkan di bantaran sungai.

Baca Juga :  Punya Keunikan, Wisata Sungai Maron Mendapatkan Program CSR PT PLN Nusantara Power Up Pacitan

‘’Ini ide bagus, membuat barikade sampah dari bahan limbah. Apalagi barikade ini bisa menghalangi sampah di sungai,’’ kata Bupati saat meninjau lokasi.

Dalam kesempatan ini, Bupati Ponorogo juga diberi kesempatan untuk menarik barikade ke tepi sungai agar sampah yang terhalang ikut terkumpul dan bisa diangkat dengan mudah.

Baca Juga :  Operasi Pasar Rokok Ilegal di Kecamatan Sudimoro, Tim Gabungan Sita Dua Bungkus Rokok Tanpa Pita Cukai

‘’Mereka ini inovatif, ikut menjaga Ponorogo agar tidak terkena banjir. Mudah mudahan kegiatan seperti ini bisa ditiru oleh pemuda atau karang taruna lain. Jadi kita semua sadar dan mau menjaga alam,’’ harapnya.

KPS Tambak Kemangi merupakan perkumpulan para pemuda di lingkungan Mayak dan pemulung yang peduli terhadap lingkungan. Salah satunya sungai. Komunitas ini terbentuk sejak tahun 2024 dan rutin melakukan pembersihan setiap dua minggu sekali. (adv/rc)

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru