Belasan Desa di Pringkuku Penuhi Standar STBM Lima Pilar

- Jurnalis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu momen dalam proses verifikasi STBM 5 pilar di Desa Ngadirejan, Pringkuku beberapa waktu lalu. (Foto : Istimewa).

Salah satu momen dalam proses verifikasi STBM 5 pilar di Desa Ngadirejan, Pringkuku beberapa waktu lalu. (Foto : Istimewa).

LINTAS7.NET, PACITAN – Kecamatan Pringkuku selangkah lagi menyelesaikan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Ini menyusul tuntasnya empat desa baru yang dinyatakan telah memenuhi standar STBM lima pilar.

“Tahun ini Desa Ngadirejan, Dersono, Poko dan Watukarung tuntas STBM lima pilar,” kata Suwoto, Camat Pringkuku pada wartawan.

Empat desa ini melengkapi 7 desa lain di Pringkuku yang lebih dulu menyelesaikan program STBM lima pilar. Yakni Desa Sobo, Pelem, Glinggangan, Sugihwaras, Pringkuku, Dadapan dan  Candi.

Baca Juga :  BGN Gelar Bimtek untuk 35.000 Penjamah Pangan MBG di 38 Kabupaten/Kota Pulau Jawa

“Allhamdulillah, sudah 11 desa tuntas, tersisa dua desa, Tamanasri dan Jlubang yang kami target tuntas STBM lima pilar tahun depan,” imbuh mantan Camat Bandar tersebut.

Camat Woto menjelaskan pemerintah terus mendorong budaya hidup bersih dan sehat diterapak dalam berbagai tingkatan. Mulai lingkungan keluarga, RT, RW, Dusun hingga wilayah desa.

“Pertama memastikan BAB di jamban tersedia tiap rumah warga. Kemudian cuci tangan pakai sabun pakai air mengalir serta pengelolaan limbah sampah rumah tangga yang baik diharapkan jadi budaya sehari-hari masyarakat,” paparnya.

Baca Juga :  Pertunjukan Musik "Slendhang Biru Tak Pernah Usai" Komposer Gondrong Gunarto Aransemen Ulang Gendhing-Gendhing Karya Musik Seniman Legendaris Ki Nartosabdo

Camat Woto menyebut standar STBM lima pilar ini penting diterapkan demi tercapainya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Perilaku hidup bersih dan sehat katanya jadi modal berharga dalam pembangunan di wilayah pedesaan.

“Harapan kami adalah pola hidup bersih dan sehat ini bisa membudaya di masyarakat sehingga segala penyakit yang berasal dari lingkungan bisa di tekan,” pungkasnya. (red/adv).

Berita Terkait

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah
Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali
Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:15 WIB

Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:26 WIB

Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Senin, 18 Mei 2026 - 16:41 WIB

KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh

Berita Terbaru