Gelontorkan Puluhan Juta Demi Prestasi

- Jurnalis

Sabtu, 16 Maret 2019 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI – Beragam cara dilakukan sebuah lembaga pendidikan untuk merangsang siswa-siswinya meraih prestasi. Salah satunya dengan memberikan reward atau hadiah. Seperti yang diterapkan di SMA Negeri 2 Ngawi.

Sekolah yang dikenal dengan sebutan Smada Ngawi ini tidak tanggung-tanggung mengganjar prestasi anak didiknya dengan reward berupa uang. Puluhan juta rupiah digelontorkan demi merangsang anak didik meraih prestasi.

Kepala SMA Negeri 2 Ngawi, Tribadi mengatakan hal itu dilakukan karena sekolah yang ia pimpin sangat mengapresiasi prestasi siswa-siswinya.

Tribadi menjelaskan, siswa-siswi yang meraih juara 1 tingkat kabupaten disediakan hadiah uang Rp 1 juta. Sedangkan untuk juara 1 tingkat provinsi mendapat reward Rp 5 juta, dan Rp 10 juta untuk juara 1 tingkat nasional.

“Tahun kemarin untuk yang OOSN mendapat medali emas, kita sudah keluar reward total Rp 70 juta. Harapannya, anak-anak bisa semangat dan meraih juara tingkat nasional,” ungkap Tribadi.

Cara tersebut nyatanya ampuh. Terbukti, deretan prestasi gemilang terus menerus diraih sekolah yang memiliki tradisi Bakti Sosial (baksos) setiap tahun ini. Berbagai trofy dari puluhan ajang bergengsi hampir selalu menjadi milik sekolah ini.

Baca Juga :  Pembunuh Tragedi Widodaren Diduga Bunuh Diri

Yang ter-anyar, Smada Ngawi baru saja memborong juara di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten Ngawi. Total ada 9 medali yang diraih. Diantaranya; 6 emas (juara 1) 1 perak (juara 2) dan 2 perunggu (juara 3).

Ajang yang digelar 27 Pebruari 2019 di SMA Negeri 1 Ngrambe tersebut, melombakan sembilan mata pelajaran (mapel). Yaitu; Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, TIK, Geografi, Ekonomi, dan Kebumian.

Raihan emas Smada Ngawi dipersembahkan oleh Ardea Putri (mapel Ekonomi), Damaristya (Kebumian), Yoel Natanio TW (Geografi), Annisa Sherina (Fisika), Centya Fischa (Kimia), dan Muh. Hadi Luqman (Biologi). Sedangkan medali perak diraih oleh Ina Tantri dari cabang mapel Ekonomi. Sementara, perunggu diraih oleh Aulia Fajar (Ekonomi) dan Anita Ambarsari (TIK).

“Pesertanya sekitar 300-an, dari SMA/MA se-Ngawi, ujiannya tes tulis waktunya 2-3 jam,” kata Muh. Hadi Luqman.

Baca Juga :  Ogah Menyebut Berbahan Karton Tapi Duplex, Hari Ini Kotak Suara Mulai Proses Perakitan

Luqman mengaku sempat nervous (grogi) sesaat sebelum tes. Karena dirinya masih kelas X dan baru kali pertama ini bertanding di mapel Biologi. Sebelumnya di jenjang SMP yang dilombakan mapel IPA.

“Lihat orang baru, tempatnya baru, nggak ada yang kenal, jadi kayak nggak bisa ngomong gitu, tapi ya udah langsung aja, nekat. Alhamdulillah,” katanya.

Terkait prestasi ini, Kepala SMA Negeri 2 Ngawi, Tribadi menuturkan, sembilan siswa-siswi berprestasi tersebut selain mendapatkan reward (bagi yang juara 1), juga berhak mewakili Ngawi berkompetisi di ajang OSN tingkat Provinsi yang akan digelar April mendatang.

Untuk itu, pihaknya mempersiapkan segala hal, terutama pembinaan. Salah satunya, bekerjasama dengan lembaga bimbingan khusus dari luar untuk persiapan menghadapi OSN Provinsi.

“Target kami juara 1 tingkat provinsi dan nasional. Karena itu, anak-anak akan ditraining di balai diklat ITB Bandung selama dua minggu, untuk menghadapi seleksi tingkat provinsi dan nasional,” ujar Tribadi. (ant)

Berita Terkait

PKD dan Dirosah Ula GP Ansor Pacitan Resmi Dibuka, Gus Hammam Luncurkan Buku Dalil Amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah
Sekolah Sunyi, Ruang Kelas Kosong, Dua SD di Pacitan Seperti Tak Berpenghuni
Sekolah Rakyat Pacitan Mulai MPLS, Fokus pada Karakter dan Keterampilan Hidup
AHY Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Pacitan, Target Rampung Sebelum Tahun Ajaran Baru  
Selamatkan Rp 4,8 Miliar, Bea Cukai Madiun Musnahkan Rokok dan MMEA Ilegal
SMAN Taruna Angkasa Raih Medali Emas di Ajang Inovasi Global GYIIF 2025
Bareng Perhutani dan Pemda, IJTI Mataraman Sedekah Oksigen di Sendang Ngiyom
Festival Olahraga Pendidikan dan Kejuaraan Tarkam Kemenpora 2024, Bupati Berharap Muncul Atlet Muda Berprestasi

Berita Terkait

Jumat, 25 Juli 2025 - 18:46 WIB

PKD dan Dirosah Ula GP Ansor Pacitan Resmi Dibuka, Gus Hammam Luncurkan Buku Dalil Amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah

Selasa, 15 Juli 2025 - 10:45 WIB

Sekolah Sunyi, Ruang Kelas Kosong, Dua SD di Pacitan Seperti Tak Berpenghuni

Senin, 14 Juli 2025 - 12:54 WIB

Sekolah Rakyat Pacitan Mulai MPLS, Fokus pada Karakter dan Keterampilan Hidup

Kamis, 3 Juli 2025 - 18:52 WIB

AHY Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Pacitan, Target Rampung Sebelum Tahun Ajaran Baru  

Selasa, 1 Juli 2025 - 09:05 WIB

Selamatkan Rp 4,8 Miliar, Bea Cukai Madiun Musnahkan Rokok dan MMEA Ilegal

Berita Terbaru