Geruduk KPU Madiun, Tikus Pithi Minta Capres Independen

- Jurnalis

Jumat, 4 Januari 2019 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN – Lebih dari 50 orang anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Tikus Pithi Hanata Baris (TPHB) mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun, Kamis (3/1/2018).

Mengenakan pakaian serba hitam serta membentangkan spanduk dan tulisan, massa menyuarakan aspirasinya. Mereka menuntut dibukanya pendaftaran Calon Presiden (Capres) dari jalur independen.

“Kita ingin ada perubahan, pilpres 2019 ada capres dari jalur independen,” kata Agus Kristiono, Koordinator Ormas Tikus Pithi Kabupaten Madiun.

Baca Juga :  5 Kecamatan di Ponorogo Terendam Banjir

Agus mengungkapkan, pihaknya ingin mengusung Tuntas Subagyo dari Purbayan, Sukoharjo, Jawa Tengah sebagai capres 2019 melalui jalur independen.

“Aksi ini digelar serentak di seluruh Indonesia hari ini,” tambahnya.

Sementara, dikonfirmasi usai menerima perwakilan ormas Tikus Pithi, ketua KPU Kabupaten Madiun Taufiq mengatakan pihaknya menghormati penyampaian aspirasi yang disampaikan ormas Tikus Pithi.

Namun, untuk Pilpres 2019 sudah diatur di dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017. Di dalam pasal 221 diatur bahwa pencalonan harus melalui partai politik. Pun, tahapan-tahapan sudah berjalan. Calon sudah ditetapkan, dan sekarang sudah sampai pada tahapan kampanye, dan 100 hari lagi pemilu.

Baca Juga :  Kecelakaan Tunggal, Bus Tabrak Median Jalan

“Kalau menurut aturan yang sekarang ada berdasarkan UU nomor 7 tahun 2017 serta PKPU, untuk calon independen tidak bisa,” terang Taufiq. (ant/imr/lintas7.net)

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru