Integrasi Jalan Wisata Ruas Srau-Watukarung Hampir Rampung

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan Srau-Watukarung di Kecamatan Pringkuku  jadi mulus dan nyaman dilewati. (Foto:Lintas7.net).

Ruas jalan Srau-Watukarung di Kecamatan Pringkuku jadi mulus dan nyaman dilewati. (Foto:Lintas7.net).

LINTAS7.NET,PACITAN- Pembangunan infrastruktur jalan pendukung pariwisata di Pacitan terus dilakukan pemerintah Kabupaten Pacitan. Satu diantaranya ruas jalan Srau-Watukarung di Kecamatan Pringkuku.

Konektivitas akses jalan wisata Srau-Watukarung jadi prioritas pemerintahan Indrata Nur Bayuaji. Sejak tahun 2022, pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mulai merencanakan pembangunan jalan memadahi di ruas ini.

Saat ini, jalan sempit berupa tanah dan bebatuan, berubah menjadi aspal mulus dan lebar. Pelebaran dan perkerasan jalan sudah mencapai 75 persen dari total panjang jalan sekitar 3,67 kilometer.

Baca Juga :  Pemkab Ponorogo Bekali Ilmu Digital Marketing Ratusan Pelaku UMKM

“Proyek integrasi wisata Srau-Watukarung digagas dan direalisasikan pemerintah mulai tahun 2022 lalu. Kondisi awal, lebar jalan 3 meter dilebarkan menjadi 10 meter,” kata Yudho Tri Kuncoro, Sekretaris Dinas PUPR Pacitan.

Pemerintah menargetkan, ruas Srau-Watukarung ini bisa tersambung tahun depan. Sehingga, jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi ini bisa meningkat.

“Sisa pekerjaan 1,4 kilometer, targetnya tahun depan tuntas (tersambung),” jelas Yudho.

Keberadaan infrastruktur jalan di ruas Srau-Watukarung ini penting untuk memudahkan sekaligus membuat nyaman para wisatawan. Mereka tak perlu lagi memutar dengan jarak tempuh yang jauh ketika hendak menikmati Pantai Srau dan Watukarung serta obyek wisata lainnya. Sebab, Pantai Srau dan Watukarung sebenarnya hanya berjarak sekitar 3 kilometer.

Baca Juga :  Parah, Baru Selesai Pengerjaan, Jembatan Gantung Blunding Pacitan Runtuh

Integrasi jalan wisata ini diharapkan bisa mendokrak sektor pariwisata di Kabupaten Pacitan. Semakin besar minat kunjungan wisatawan ke Pacitan, maka secara otomatis menguntungkan masyarakat. Sehingga ekonomi dan kesejahteraan masyarakat bisa terangkat menjadi lebih baik ke depannya. (red/adv).

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru