Liburan Asyik di Kebun Jeruk Ponorogo, Nikmati Keindahan Alam Bonus Petik Jeruk Sepuasnya

- Jurnalis

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisata kebun jeruk dikunjungi banyak orang termasuk anak-anak ikut petik buah langsung dari pohon. (Foto/Lintas7.net).

Wisata kebun jeruk dikunjungi banyak orang termasuk anak-anak ikut petik buah langsung dari pohon. (Foto/Lintas7.net).

LINTAS7.NET,PONOROGO- Jika anda bingung mau menghabiskan waktu libur sekolah bersama keluarga, ada baiknya anda mencoba berwisata di kebun jeruk yang ada di Kabupaten Ponorogo.

Berada di area persawahan yang sejuk dan asri, pengunjung juga bisa memetik dan memakan langsung buah jeruk yang matang dari pohonnya, penasaran seperti apa keseruannya berikut liputannya.

Kebun buah jeruk ini berada di Desa Singgahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo atau berjarak sekitar 22 kilometer dari pusat kota menuju ke arah timur.

Salah satu kebun jeruk yang kini siap untuk dikunjungi adalah milik suami istri, Salason dan Supini. Di area ini, ditanam sedikitnya 200 pohon jeruk keprok pulung, sebuah varietas jeruk yang diklaim hanya tumbuh di Kecamatan Pulung.

Tak hanya memiliki ciri ciri fisik berupa kulit yang kasar dan memiliki benjolan di ujung buah, rasanya pun juga berbeda. Yakni asam, manis dan segar menyatu dalam daging buah jeruk yang memiliki ukuran rata rata satu kepal tangan orang dewasa.

Baca Juga :  Menelisik Peta Politik Ngawi Jemput 45 Kursi

Salah satu pengunjung, mengaku senang dan puas dengan pengalaman berlibur bersama keluarga di kebun jeruk ini. Selain mendapatkan wawasan tentang cara menanam dan merawat pohon jeruk, wisatawan juga bisa menikmati buah jeruk langsung dari pohonnya.

“Kita mau melihat cara merawat jeruk terus kita di sini juga panen sendiri metik sendiri, makan di sini sendiri sepuasnya,” kata Atin.

Atin baru sekali mengunjungi wisata unik yang cukup mengedukasi di Ponorogo. Dia pun penasaran dengan rasa buah jeruk yang dihasilkan.

“Iya baru tahu baru kali ini ke sini. Rasanya itu ada yang manis ada seger ada asem rasanya enak mas. Disini itu lebih menarik juga bisa berwisata alam anak-anak juga senang karena metik sendiri bisa makan di sini sendiri puas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Wahana Air Panas Tinatar Potensial Jadi Destinasi Wisata Unggulan Pacitan

Jeruk keprok pulung termasuk tumbuhan yang langka, dimana pada tahun 80 hingga 90 tanaman khas Kecamatan Pulung ini mulai mati akibat penyakit CVPD sehingga tinggal sedikit petani yang mempertahankanya.

“Kelebihannya seger manis kecut, jadi ada tiga rasa. Kalau jeruk siam itu hanya manis kecutnya nggak ada manis saja,” Salason, pimilik area kebun jeruk.

Untuk menikmati satu kilogram buah jeruk keprok pulung tidak lah mahal, yakni hanya 15 hingga 20 ribu rupiah untuk satu kilogramnya, tergantung ukuran jeruk yang diinginkan.

Atmosfer damai dan hijau di kebun jeruk pulung memberikan pengalaman liburan yang berbeda dan menyenangkan bagi pengunjung dari berbagai kalangan. Tak hanya menikmati buah jeruk segar, pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam sekitar. (Ct/red).

Berita Terkait

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT
Satpol PP Pacitan Bersama Tim Gabungan Berhasil Temukan Rokok Tanpa Pita Cukai Resmi Di Kecamatan Sudimoro

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 23:18 WIB

DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau

Berita Terbaru