Pemerintah Tanam Cabai Belasan Ribu Bibit di Kecamatan Nawangan

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Pacitan tanam ribuan benih cabai di Kecamatan Nawangan. (Foto:Pemkab Pacitan).

Pemkab Pacitan tanam ribuan benih cabai di Kecamatan Nawangan. (Foto:Pemkab Pacitan).

LINTAS7.NET, PACITAN- Harga cabai kerap naik gila-gilaan dan turun tak terkontrol. Kondisi itu kerap menjadi penyebab inflasi di daerah. Demi pengendalian inflasi, Pemkab Pacitan mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam cabai.

Seperti yang dilakukan Pemkab Pacitan (14/11) lalu, melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian ( DKPP) melakukan Pencanangan Gerakan Menanam Cabai dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Kegiatan yang di pusatkan di Desa Nawangan Kecamatan Nawangan tersebut dipimpin langsung Pjs. Bupati Pacitan Budi Sarwoto.

Tak kurang dari 12 ribu bibit cabai akan ditanam serentak di lahan milik petani di 12 kecamatan. Gerakan penanaman cabai tersebut merupakan salah satu upaya Pemkab Pacitan dalam mengendalikan inflasi yang disumbang dari sektor pangan salah satunya komuditas cabai.

“Ini upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi,” kata Budi Sarwoto, Kamis (14-11-2024).

Baca juga : Penanggulangan Dampak Kekeringan Pemkab Pacitan Menyasar Desa Wonosidi Tulakan

Baca Juga :  119 Ribu Warga Pacitan Pilih Golput

Menurut Pjs. Bupati Pacitan Budi Sarwoto Cabai merupakan salah satu komoditas pokok yang sensitif terhadap fluktuasi harga. Gerakan ini diharapkan pasokan serta harga komuditas cabai bisa lebih setabil. Sehingga daya beli masyarakat juga ikut meningkat. “gerakan ini tidak hanya semangat diawal namun bisa terus berkelanjutan agar inflasi di Pacitan khususnya bisa dikendalikan,” tandas Budi.

Gerakan tanam cabai dapat membantu menjaga daya beli masyarakat dengan cara, Meningkatkan produksi lokal, Menciptakan lapangan kerja baru, “ dan menjaga perputaran ekonomi di sektor pertanian,” tandasnya

Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim Mencatat, pada Oktober 2024 secara bulan ke bulan atau month to month (m-to-m) Provinsi Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,15 persen.  Catatan tersebut mengakhiri rentetan deflasi Jatim pada tahun ini.

Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi m-to-m pada Oktober 2024, antara lain daging ayam ras, emas perhiasan, tomat, nasi dengan lauk, bawang merah, kopi bubuk, dan telur ayam ras. Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi m-to-m adalah bensin, angkutan udara, cabai merah, mobil, kentang, dan cabai rawit.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Informasi Publik, Dishub Magetan Siapkan Dana 525 Juta

Secara year on year (y-on-y), Jatim mengalami inflasi sebesar 1,66 persen,  atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 104,63 pada Oktober 2023 menjadi 106,37 pada Oktober 2024. Adapun secara  year to date (y-to-d) terjadi inflasi 0,81 persen.

Camat Nawangan, Sukarwan menagatakan, potensi tanaman cabai di wilayahnya cukup tinggi. Dia mengapresiasi dukungan pemerintah kabupaten dan mengajak warganya untuk memaksimalkan potensi pertanian demi mendongkrak perokonomian.

“Mudah-mudahan ini bisa memotivasi masyarakat untuk lebih serius memaksimalkan potensi pertanian di wilayah Kecaamatan Nawangan,” kata Karwan. (red/adv).

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru