Pemkab Ponorogo Bekali Ilmu Pemotongan Hewan Kurban pada Ratusan Warganya

- Jurnalis

Kamis, 23 Mei 2024 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sugiri Sancoko bersama Ketua Juleha Jatim dalam kegiatan pelatihan penyembelihan hewan. (Foto/Pemkab Ponorogo).

Bupati Sugiri Sancoko bersama Ketua Juleha Jatim dalam kegiatan pelatihan penyembelihan hewan. (Foto/Pemkab Ponorogo).

LINTAS7.NET, PONOROGO- Jelang datangnya hari raya Idul Qurban, ratusan juru sembelih halal atau Juleha Ponorogo dibekali pengetahuan tentang tata cara menyembelih hewan secara syariah atau halal.

Pelatihan penyembelihan hewan kurban berlangsung di pendopo Kabupaten Ponorogo dan menghadirkan ketua Juleha Jawa Timur, Imam Fauzi pada Kamis (23/5/2024).

Pelatihan ini bertujuan untuk menambah keterampilan dan wawasan dalam menyembelih hewan. Terutama hewan kurban.

“Masih banyak hewan terutama unggas di Jawa Timur masih belum halal. Karena penyembelihannya tidak sesuai syariat Islam. Yakni harus ada 4 bagian yang terpotong. Yaitu tenggorokan, jalan nafas dan dua jalan vena,” kata fauzi.

Baca Juga :  Ambrol Hampir 2 Tahun, SDN Karangjoho Ponorogo Tunggu Perbaikan

Bupati Sugiri Sancoko berharap jagal bisa menghasilkan daging halal setelah disembelih. Sehingga darah yang mengalir berisikan darah halal. Termasuk memberikan rasa tenang bagi warga yang mengkonsumsi daging kurban.

“Ini untuk menjawab kegelisahan warga. Makanya kita datangkan ketua Juleha Jatim untuk memberikan pelatihan tata cara penyembelihan secara Syariah agar daging benar-benar halal,” tutur kang Bupati.

Baca Juga :  Pemkab Ponorogo Bekali Ilmu Digital Marketing Ratusan Pelaku UMKM

Selain itu, menyambut Idul Adha pemerintah juga menyediakan rumah potong hewan atau RPH di Kecamatan Jetis.

“Daging halal merupakan impian semua masyarakat terutama masyarakat muslim. Kalau daging halal dan ada registrasi kan bisa masuk ke market market besar,” jelas Bupati. (ct/red/adv).

Berita Terkait

ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Tikus Makin Meresahkan Saat Kemarau, Dinkes Pacitan Ingatkan Bahaya Hantavirus
Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata
Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa
PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga
Perkuat Sistem Tanggap Darurat, Dinkes Pacitan Siapkan Rencana Kontingensi Tsunami
Menjelajahi Muara Ngiroboyo dengan Paddle Board, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Alam Pacitan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Tikus Makin Meresahkan Saat Kemarau, Dinkes Pacitan Ingatkan Bahaya Hantavirus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Pantai Nggeben, Pesona Pesisir Donorojo yang Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:00 WIB

PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terbaru