Ronthek Kecamatan Nawangan Suguhkan Tradisi Bersih Kali Pengason

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET,PACITAN- Adat tradisi masyarakat desa disuguhkan dalam Festival Ronthek Pacitan 2025. Satu diantaranya adalah grup ronthek Kecamatan Nawangan yang menyajikan tradisi bersih kali dalam balutan seni musik ronthek pada Sabtu (5/7) malam.

Karya seni yang tampilkan pun cukup menghibur ribuan penonton. Irama rancak tabuhan kentongan diiringi harmoni musik tradisional lain serta gerak energik para penari begitu mengesankan.

Grup ronthek Kecamatan Nawangan ini mengangkat tema ‘Bersih Kali, Imam Kami’. Tema ini merujuk pada kebiasaan rutin warga desa tiap bulan Dhulkaidah membersihkan sekitaran sumber mata air sebagai penopang utama kehidupan.

Pesan yang ingin disampaikan adalah pentingnya menjaga kebersihan Kali Pengason sebagai sumber mata air utama bagi masyarakat Nawangan sekaligus menjadi bentuk pelestarian tradisi dan wujud nyata keimanan.

Baca Juga :  Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

“Sasi longkang adalah bagian dari tradisi luhur masyarakat kami. Setiap tahun, warga secara gotong royong membersihkan sumber mata air yang menjadi penopang kehidupan di Nawangan. Ini bukan sekadar kegiatan rutin, tapi juga ekspresi rasa syukur dan iman kepada Sang Pencipta,” ujar Camat Nawangan, Sukarwan.

Karwan mengapreasiasi kerja keras semua pihak atas suksesnya penampilan grup ronthek Kecamatan Nawangan pada event tahunan tersebut. Menurutnya, penampilan maksimal anak-anak Nawangan tak hanya melestarikan kesenian ronthek, tetapi juga wujud kepedulian terhadap tradisi dan budaya masyarakat desa.

Baca Juga :  Festival Gerabah 2024 Sajikan Prosesi Sakral

“Penampilan malam ini adalah buah dari kerja keras dan latihan panjang yang dilakukan dengan penuh semangat. Kami tidak hanya ingin tampil baik, tapi juga menyampaikan pesan budaya yang kuat. Melihat antusiasme masyarakat dan kekompakan tim, saya optimistis Nawangan bisa meraih juara tahun ini,” tegasnya.

Festival Ronthek Pacitan 2025 menjadi panggung bagi tiap kecamatan untuk mengekspresikan kekayaan budaya lokal. Dengan sentuhan kreativitas dan pesan-pesan nilai luhur, acara tahunan ini semakin mengukuhkan Pacitan sebagai kabupaten yang kaya tradisi dan inovatif dalam pelestarian budaya daerah. (Red/Adv).

Berita Terkait

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT
Satpol PP Pacitan Bersama Tim Gabungan Berhasil Temukan Rokok Tanpa Pita Cukai Resmi Di Kecamatan Sudimoro

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:51 WIB

DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja

Berita Terbaru