Satpol PP Pacitan Perketat Pengawasan, Toko dan Pasar Jadi Sasaran Sidak Rokok Ilegal

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan terus meningkatkan upaya pemberantasan rokok ilegal melalui pengawasan yang lebih intensif di lapangan. Dalam waktu dekat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama instansi terkait akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko kelontong dan pasar tradisional di berbagai wilayah Pacitan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan produk rokok yang beredar di masyarakat telah memenuhi ketentuan cukai yang berlaku. Selain menjaga kepatuhan pelaku usaha, pengawasan juga bertujuan melindungi penerimaan negara dari sektor cukai hasil tembakau.

Kepala Bidang Penegakan Hukum Satpol PP Pacitan, Widiyanto, mengatakan petugas akan melakukan pemeriksaan langsung terhadap pita cukai yang melekat pada setiap bungkus rokok yang dijual. Pengawasan difokuskan untuk mengantisipasi peredaran rokok tanpa pita cukai maupun rokok yang menggunakan pita cukai tidak sesuai ketentuan.

Baca Juga :  4.240 Vaksin Covid-19 Tahap Dua Tiba di Kota Madiun

“Petugas akan memeriksa secara langsung pita cukai pada produk rokok yang beredar. Kami memastikan tidak ada rokok tanpa pita cukai, menggunakan pita cukai palsu, bekas, salah peruntukan maupun salah personalisasi,” ujarnya, Selasa (2/6/26).

Menurut Widiyanto, kegiatan pengawasan tidak hanya berorientasi pada penindakan hukum, tetapi juga sebagai sarana edukasi kepada para pedagang. Mereka diimbau lebih teliti saat menerima pasokan barang dari distributor dan memastikan seluruh produk yang dijual memiliki legalitas yang jelas.

Satpol PP juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memerangi peredaran rokok ilegal. Warga diminta segera melapor apabila menemukan indikasi penjualan rokok tanpa pita cukai atau bentuk pelanggaran lainnya di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Cuaca Tak Menentu, Petani Tembakau Pacitan Diminta Atur Strategi Tanam

Peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga berdampak pada berkurangnya Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang selama ini dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai informasi, pelanggaran terkait peredaran rokok ilegal diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Pelaku yang menawarkan, menjual, atau menyediakan barang kena cukai tanpa pita cukai dapat dikenai sanksi pidana penjara dan denda sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui pengawasan berkala dan sinergi dengan masyarakat, Satpol PP Pacitan berharap peredaran rokok ilegal dapat ditekan sehingga tercipta iklim usaha yang sehat serta mendukung optimalisasi penerimaan negara dari sektor cukai.

 

Berita Terkait

Kemilau Pekan Raya Bidik UMKM Naik Kelas hingga Dongkrak PAD
Pekan Raya UMKM Ponorogo Bakal Diramaikan Last Child hingga Ndarboy Gank
Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan
Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur
Bunda Lisdyarita Bahagiakan Empat Anak Lulu
Bunda Lisdyarita Pastikan Masa Depan Empat Anak Lulu Terjamin
Pengukuhan Pengurus FPPA di Yogyakarta, Perkuat Solidaritas dan Sinergi dengan Pemerintah
ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:59 WIB

Kemilau Pekan Raya Bidik UMKM Naik Kelas hingga Dongkrak PAD

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pekan Raya UMKM Ponorogo Bakal Diramaikan Last Child hingga Ndarboy Gank

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Nyaman Jiwo Beach Run 2026, Cara Baru Menikmati Pesona Pantai Pacitan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Khofifah Kembali ke Pacitan, Bantu Warga dari Sektor Sosial hingga Infrastruktur

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Bunda Lisdyarita Bahagiakan Empat Anak Lulu

Berita Terbaru

Plt Bupati Ponorogo beri beragam bantuan untuk 4 anak Lulu Atinni'mah. (Foto:Istimewa).

Daerah

Bunda Lisdyarita Bahagiakan Empat Anak Lulu

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:30 WIB