LINTAS7.NET, PACITAN – Partai Demokrat diharapkan tidak hanya sibuk mengurusi agenda internal partai, tetapi juga memprioritaskan kepentingan rakyat, terutama di tengah situasi nasional yang penuh dinamika.
SBY menegaskan bahwa kehadiran kader Demokrat tidak boleh hanya terasa saat menjelang pemilu, tetapi harus konsisten hadir kapan pun rakyat membutuhkan perhatian dan solusi. “Demokrat harus hadir setiap saat, saat rakyat butuh perhatian dan solusi,” ujarnya.
Ia menilai bahwa para kader partai memiliki tanggung jawab moral untuk berada di garis depan, menyerap aspirasi masyarakat, serta memperjuangkannya melalui jalur politik yang elegan dan tetap dalam koridor konstitusi.
Pesan ini muncul di tengah meningkatnya keresahan publik akibat ketidakstabilan ekonomi pascapandemi, inflasi yang terus menekan, serta minimnya lapangan kerja. Kondisi tersebut turut mendorong gelombang demonstrasi dari berbagai elemen masyarakat, seperti mahasiswa, buruh, hingga kelompok sipil, yang menyuarakan protes atas sejumlah kebijakan pemerintah dan kenaikan harga kebutuhan pokok.
Dalam penutupan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Partai Demokrat gelombang pertama di Museum dan Galeri SBY*Ani Pacitan, beberapa waktu yang lalu, SBY menekankan pentingnya kepekaan sosial para kader. Ia menuntut agar seluruh anggota Demokrat tidak hanya aktif secara politik, tetapi juga benar-benar hadir dan peduli terhadap kesulitan rakyat.
“Partai Demokrat harus menjadi teladan. Tunjukkan kepedulian nyata, jangan buta dan tuli terhadap apa yang dirasakan rakyat,” tegas Presiden ke-6 RI yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut.
Pesan ini menjadi pengingat kuat bagi seluruh kader Demokrat agar tetap berpihak kepada rakyat, terlebih di masa sulit seperti sekarang.






