Semarakan Hari Santri Nasional, Kampanye Pasangan Nyawiji-Sumrambah Sarungan dan Berkopyah Selalu Mengajak Sholawat Badar

- Jurnalis

Jumat, 18 Oktober 2024 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN-Jum’at berkah dan momen Hari Santri Nasional, Kampanye Nyawiji-Sumrambah Sumrambah hari ini, Jum’at (18/04/24) di Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan dipenuhi dengan nuansa religi.

Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin Sumrambah berpakaian santri, sarungan dan berkopyah, begitu juga tim pemenangan dan para relawan.
Disetiap kampanye pasangan nomor urut 2 tersebut selalu mengajak masyarakat untuk melantunkan sholawat badar bersama.

Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober sebagai penghormatan kepada para santri dan peran penting mereka dalam menjaga, mengembangkan, dan menyebarkan keilmuan Islam.

Baca Juga :  Ribuan Santriwati Gontor Putri Terancam Tak Bisa Nyoblos

“Ini merupakan momen untuk menghargai kontribusi dan pengorbanan para santri dalam memperkuat pondok pesantren dan memajukan pendidikan agama,” ujar Arif Setia Budi tim pemenangan Nyawiji-Sumrambah.

Pria yang akrab disapa ASB ini mengungkapkan, Santri adalah mereka yang mengabdikan diri untuk mempelajari ajaran agama Islam di pondok pesantren.

“Tim pemenangan Nyawiji-Sumrambah menegaskan komitmen untuk terus mendukung pendidikan agama dan keberlanjutan pondok pesantren,”tegasnya.

ASB mengungkapkan sejak awal memimpin Pacitan, Bupati Indrata Nur Bayuaji pada hari-hari tertentu rutin mengundang para santri pondok yang ada di Pacitan untuk melakukan pengajian di halking (halaman belakang) pendapa Kabupaten Pacitan. Bahkan selama bulan suci Ramadhan lantunan ayat suci terus dibacakan.

Baca Juga :  Harga Cabe Tinggi, Petani Milenial Untung

“Jadi semua pondok pesantren di Pacitan dilibatkan, bergantian mengikuti kegiatan rutin bulanan Bupati Aji di halking pendapa kabupaten,” jelas Ketua DPRD Pacitan tersebut.

Pasangan Nyawiji-Sumrambah mengapresiasi dan mendukung terhadap pendidikan agama, generasi santri yang memiliki pengetahuan agama yang mendalam, berakhlak mulia, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang dapat mewujudkan kebaikan bagi masyarakat dan negara.

Berita Terkait

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah
Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali
Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:15 WIB

Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:26 WIB

Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Senin, 18 Mei 2026 - 16:41 WIB

KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh

Berita Terbaru