Tanpa SBY Seperti Apa Wajah Pacitan?

- Jurnalis

Senin, 30 November 2020 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN-Kabupaten Pacitan sebuah daerah di Jawa Timur terus berproses menuju daerah maju. Pembangunan di kota berjuluk 1001 goa ini tak lepas dari peran Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI ke-6 asli kelahiran Pacitan.

Sejak SBY memimpin Indonesia pada tahun 2004 Pacitan terus berbenah mengejar ketertinggalan. Perlahan tapi pasti pembangunan demi pembangunan mulai menggeliat dan mengubah wajah Kabupaten Pacitan.

Pembangun Jalur Lintas Selatan, PLTU Jatim Sudimoro, Pelabuhan Perikanan Pantai Tamperan, pengembangan sejumlah obyek wisata termasuk Revitalisasi Kawasan Bersejarah Panglima Besar Jenderal Sudirman Pakis Baru dan banyak pembangunan lain yang sukses memperbaiki taraf hidup masyarakat.

Penyedia jasa angkutan umum merasakan betul dampak pembangunan di era SBY. Menurut Agus salah satu sopir bus antar kota antar provinsi jurusan Pacitan-Jakarta akses jalan di wilayah Pacitan khususnya sudah sangat memadahi.

“Jalan sudah lebar selalu ada perbaikan pada jalan-jalan yang rusak sehingga jarak tempuh menjadi lebih singkat. Untuk akses jalan beda banget sama dulu sebelum Pak SBY jadi Presiden,” kata Agus pada wartawan kemarin.

Baca Juga :  Pencanangan Zona Integrasi, Giliran Polres MoU Dengan Forkopimda

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Sudimoro mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Utamanya dalam hal lapangan pekerjaan yang semakin terbuka. Baik menjadi pekerja di PLTU maupun sebagai mitra kerja perusahaan milik negara.

“Dulu itu masyarakat disini (Sudimoro) adalah berprofesi sebagai petani. Setelah berdiri PLTU itu kami mempunyai pilihan pekerjaan selain bertani. Kalau yang pemuda biasanya bekerja disana (PLTU) dan sebagian warga memilih bermitra memenuhi kebutuhan PLTU itu,” ungkap Supriyadi warga Sukorejo pada awak media.

Hasil pembangunan jaman SBY berdampak pada sektor pariwisata. Pacitan mendadak jadi primadona wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. Petinggi Partai Demokrat itu memperhatikan betul sarana prasarana penunjang pariwisata sekaligus pemasaran melalui berbagai even nasional dan internasional.

“Pantai Klayar ini sebenarnya sudah lama di buka, tetapi baru ramai setelah kunjungan Pak SBY waktu itu kalau tak salah tahun 2013. Sampai sekarang pengunjungnya dari mana-mana itu banyak fasilitas dan pembangunannya juga sudah baik juga. Sedikit menurun (pengunjung) karena ada wabah (covid19) ini saja,” jelas Wakijan seorang warga sekitar Pantai Klayar.

Baca Juga :  Bantu Warga Terdampak Covid-19, PWP Malang Salurkan Bantuan Sembako

Mayoritas masyarakat menyadari SBY adalah tokoh sentral perkembangan kemajuan Pacitan hari ini. Masih banyak hasil karya SBY lain di bumi Pacitan yang mengangkat masyarakat dari ketertinggalan menuju kemakmuran.

“Tanpa Pak SBY Pacitan tak akan berada pada posisi sekarang itu fakta. Kalaupun ada segelintir yang meragukan komitmen beliau untuk Pacitan ke depan malah menurut saya mereka itulah yang perlu diragukan niatnya memajukan Pacitan atau kepentingan pribadinya saja,” tegas Katno salah satu warga yang bangga akan SBY dan Pacitan.

Perhatian SBY pada Pacitan tak lekang oleh waktu. Meski tak lagi berkuasa pendiri Partai berlambang bintang mercy itu terus berikhtiar memajukan Pacitan. Belum lama ini SBY membangun Museum Galeri Seni SBY dan Ani di Kelurahan Ploso. Bangunan bertaraf Internasional yang tengah berproses ini diyakini bakal mendongkrak ekonomi masyarakat Pacitan. (IS)

Berita Terkait

Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan
Tugas Wartawan Berat, Kompetensi Jadi Kunci Wujudkan Ekosistem Pers Sehat
Kiagus Firdaus Resmi Daftar ke PDI Perjuangan Sebagai Bacawawali Kota Madiun
Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan
Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Gerindra, Cak Kia Siap Jadi Wakil Maidi di Pilkada Kota Madiun
Baru Kali Ini Terjadi, DPC Partai Demokrat Pacitan Digeruduk Ratusan Masyarakat Pendukung Bakal Calon
Coffee Morning Bersama Kapolres, Jalin Silaturahmi dan Sinergitas
KPU Madiun Lantik 75 Anggota PPK, Wajah Lama Masih Mendominasi

Berita Terkait

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:20 WIB

Gaduh Minyak Goreng Minyakita Yang Diduga Palsu, Akhirnya Polisi Turun Tangan

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:09 WIB

Tugas Wartawan Berat, Kompetensi Jadi Kunci Wujudkan Ekosistem Pers Sehat

Selasa, 28 Mei 2024 - 12:46 WIB

Kiagus Firdaus Resmi Daftar ke PDI Perjuangan Sebagai Bacawawali Kota Madiun

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Selasa, 28 Mei 2024 - 04:14 WIB

Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Gerindra, Cak Kia Siap Jadi Wakil Maidi di Pilkada Kota Madiun

Jumat, 24 Mei 2024 - 16:59 WIB

Baru Kali Ini Terjadi, DPC Partai Demokrat Pacitan Digeruduk Ratusan Masyarakat Pendukung Bakal Calon

Senin, 20 Mei 2024 - 13:03 WIB

Coffee Morning Bersama Kapolres, Jalin Silaturahmi dan Sinergitas

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:47 WIB

KPU Madiun Lantik 75 Anggota PPK, Wajah Lama Masih Mendominasi

Berita Terbaru

Headline

Magnet SBY, Agum Gumelar Berkunjung ke Pacitan

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:54 WIB