TPP dan Inspektorat Pacitan Berkolaborasi, Komitmen Bersama Cegah Korupsi Sejak Dini

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan transparan, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) bersama Inspektorat Daerah Kabupaten Pacitan menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Peran TPP dalam Pencegahan Korupsi di Desa.

Kegiatan yang digelar di Ruang Krida Pembangunan (RKP) Kabupaten Pacitan pada Selasa (26/8/2025) ini dihadiri oleh seluruh Tim Auditor Inspektorat Daerah serta seluruh TPP se-Kabupaten Pacitan.

Koordinator Kabupaten TPP Pacitan, Septian Dwi Cahyo, menyampaikan apresiasinya atas komitmen Inspektorat Daerah dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel. Ia menegaskan bahwa TPP bukan hanya sebagai pendamping program, tetapi juga bagian penting dari sistem pengawasan sosial di tingkat desa.

Baca Juga :  Prabowo Unggul di Pacitan

“TPP adalah mitra strategis dalam mencegah penyimpangan sejak dini. Kami berharap ada chemistry yang kuat antara pendamping dan auditor, yang tentu harus ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan,” ujar Septian.

Senada dengan itu, Ketua Inspektorat Daerah Kabupaten Pacitan, Mahmud, juga mengapresiasi peran aktif pendamping desa. Ia menekankan bahwa pencegahan korupsi memerlukan kerja sama lintas sektor, termasuk dari para pendamping desa yang menjadi garda terdepan dalam mendampingi pelaksanaan pembangunan.

“Sinergi antara Inspektorat dan TPP menjadi modal penting untuk membangun budaya pemerintahan desa yang berintegritas. Kami juga terus meningkatkan kapasitas auditor agar pengawasan bisa dilakukan secara lebih objektif dan efektif,” ungkap Mahmud.

Baca Juga :  Tragis! Pria di Pacitan Bacok Mantan Istri dan Keluarga, 1 Tewas, 4 Luka Berat

Mahmud turut menyoroti capaian membanggakan Kabupaten Pacitan dalam Monitoring Center for Prevention (MCP) yang meningkat signifikan dari nilai 70 menjadi 90 pada tahun ini.

“Lonjakan nilai MCP ini menunjukkan bahwa arah pencegahan korupsi di Pacitan semakin jelas. Ini tidak lepas dari kolaborasi aktif antara Inspektorat, pemerintah desa, dan TPP,” tambahnya.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan lahir penguatan kerja sama yang lebih konkret di lapangan dalam mendeteksi serta mencegah potensi penyimpangan sejak dini. Sinergi yang dibangun akan menjadi fondasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel.

Berita Terkait

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”
Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal
Jelang Ramadan 1447 H, Polres Pacitan Sidak Pasar dan Agen LPG, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman
Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi
FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai
Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional
KONI Pacitan 2025–2029 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Kasus Mahar Cek Rp3 Miliar, Tarman Keluar dari Tahanan Polres Pacitan Usai 60 Hari Ditahan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:15 WIB

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:36 WIB

Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:31 WIB

Jelang Ramadan 1447 H, Polres Pacitan Sidak Pasar dan Agen LPG, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:20 WIB

Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi

Senin, 9 Februari 2026 - 11:27 WIB

FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai

Berita Terbaru