Dinkes Pacitan Gencarkan Sosialisasi Pencegahan dan Skrining HIV/AIDS, Kasus Baru Meningkat pada 2024

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mencatatkan 30 kasus baru HIV/AIDS dari total 5.699 sampel yang diskrining pada periode Januari hingga Oktober 2024. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berkisar belasan kasus. Meski begitu, Dinkes Pacitan menegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada penambahan jumlah pasien HIV/AIDS secara keseluruhan.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pacitan, drg. Nur Farida, skrining dilakukan terhadap kelompok masyarakat dengan risiko tinggi, seperti ibu hamil, penghuni rumah tahanan, serta pekerja di tempat hiburan malam. “Jika HIV terdeteksi sejak awal, perawatan dan pengobatan bisa dilakukan lebih mudah, menghindari penularan kepada bayi yang dikandung,” jelas Farida.

Baca Juga :  SBY Masih Jadi Idola Warga Pacitan

Namun, Farida mengakui bahwa tidak semua pihak terbuka untuk menjalani skrining. Beberapa tempat hiburan malam masih menunjukkan resistensi terhadap upaya ini, meskipun sosialisasi terus digalakkan. “Kami mengajak mereka untuk hidup sehat, namun tidak semua pihak mudah menerima ajakan untuk diskrining,” tambahnya.

Mayoritas pasien HIV/AIDS di Pacitan berasal dari kelompok usia produktif, antara 15 hingga 64 tahun. Meski tren kasus HIV/AIDS masih fluktuatif dengan rata-rata 2-3 kasus per tahun, Dinkes Pacitan terus berupaya mengedukasi masyarakat untuk menghindari perilaku berisiko. Salah satu bentuk pencegahan yang digalakkan adalah dengan memelihara gaya hidup sehat dan menjaga lingkungan agar tetap normal.

Dinkes juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, khususnya bagi mereka yang memiliki risiko tinggi terhadap HIV/AIDS. “Kami terus melakukan sosialisasi melalui berbagai media untuk menjangkau kelompok rentan dan masyarakat umum,” ujar Farida.

Baca Juga :  Sheila Arika Tambah Kuasa Hukum, Gandeng Advokat Senior Hadapi Kemungkinan Langkah Hukum

Lebih lanjut, Farida menjelaskan bahwa pengidap HIV/AIDS dapat menjalani pengobatan dengan obat Antiretroviral (ARV), yang memungkinkan mereka hidup lebih lama dan sehat. Obat ini juga efektif untuk mengurangi risiko penularan kepada orang lain.

“Penting bagi masyarakat Pacitan untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan guna menekan angka penularan HIV/AIDS ke depannya,” pungkas Farida.

Dengan peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan skrining serta menjaga pola hidup sehat, Dinkes Pacitan berharap dapat mengendalikan penyebaran HIV/AIDS di masa mendatang.

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru