Anggota Dewan Ngawi, Anggap Valentine Day Tak Sesuai dengan Adat Timur

- Jurnalis

Kamis, 14 Februari 2019 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswanto, Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Ngawi. Mengutarakan Pendapat Mengenai Valentine Day

Siswanto, Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Ngawi. Mengutarakan Pendapat Mengenai Valentine Day

NGAWI – Perayaan Valentine Day yang jatuh setiap 14 Februari mendatangkan pro kontra selama ini terlebih bagi masyarakat yang menganut adat ketimuran. Terlebih perayaan yang bisa diekspetasikan sebagai bentuk hari kasih sayang ini disinyalir akan mempengaruhi kebiasaan seks bebas di kalangan remaja kalangan millenial.

Valentine dengan segala bentuk perayaannya selalu identik dengan hal yang jauh dari norma agama, seperti pesta, minuman keras, dan seks bebas. Adanya perayaan yang tidak patut dengan etika moral orang ketimuran tersebut langsung dikemukakan Siswanto Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Ngawi.

Dia menuturkan, apapun alasannya Valentine Day jelas merusak moral meskipun tidak semua orang melakukannya namun demikian hampir mayoritas terjebak di dalam istilah perayaan hari kasih sayang itu sendiri.

Baca Juga :  PDIP Ngawi Targetkan Kemenangan Pileg-Pilpres

Sis demikian panggilan akrabnya, secara tidak langsung Valentine Day yang dirayakan secara tahunan sangat berpotensi merusak moral generasi muda. Apapun dalihnya seks bebas menjadi trend sebagai satu budaya untuk merayakan hari kasih sayang.

“Memang tidak semua yang melakukan Valentine Day ini. Tetapi kita harus jujur perayaan semacam itu diapresiasikan dengan seks bebas dan dampaknya jelas berpotensi menyebarnya virus HIV AIDS,” kata Siswanto, Kamis, (14/02/2019).

Karena itu, lanjutnya, perayaan Valentine Day harus mendapatkan perhatian khusus dari pihak pemerintah. Meskipun jika remaja tidak pandai menyeleksi mana hal yang baik dan mana yang buruk, segala jenis adopsi budaya barat akan berdampak sangat merugikan. Bicara efek negatif sebenarnya tidak hanya berasal dan didapat dari Valentine ini.

Baca Juga :  Baru 3 Tahun, Gazebo Tawun Roboh Disparpora Tutup Mulut

“Tetapi perlu diketahui budaya-budaya barat kalau kita tidak pandai-pandai memfilter efeknya sangat luar bisa seperti free sex dan akhir-akhir ini pasangan sejenis itu,” ungkapnya lagi.

Dia berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan harus memberikan proteksi terhadap kaum remaja yang mayoritas masih usia pelajar. Karena tidak menutup kemungkinan makna Valentine Day hanya dimakan mentah-mentah tanpa adanya pemahaman yang disandingkan dengan nilai moral dan agama.

Bahkan kata Siswanto legislator dari PKS dalam waktu dekat melalui Komisi I DPRD Kabupaten Ngawi bakal membuat draf yang mengatur tentang Peraturan Daerah (Perda) tentang asusila. Tandasnya, hal itu mengacu pada frekuensi kejahatan asusila yang melibatkan remaja dari tahun ke tahun mengalami peningkatan terutama di Kabupaten Ngawi. (pr)

Berita Terkait

Bantah Isu Suami Kabur dan Mahar Cek Kosong, Pasangan Pacitan Ini Masih Menikmati Bulan Madu
TMMD Ke-126 di Pacitan Resmi Dibuka: Sinergi TNI, Pemda dan Masyarakat untuk Membangun Desa
PKD dan Dirosah Ula GP Ansor Pacitan Resmi Dibuka, Gus Hammam Luncurkan Buku Dalil Amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah
Sekolah Sunyi, Ruang Kelas Kosong, Dua SD di Pacitan Seperti Tak Berpenghuni
Sekolah Rakyat Pacitan Mulai MPLS, Fokus pada Karakter dan Keterampilan Hidup
AHY Tinjau Progres Sekolah Rakyat di Pacitan, Target Rampung Sebelum Tahun Ajaran Baru  
Selamatkan Rp 4,8 Miliar, Bea Cukai Madiun Musnahkan Rokok dan MMEA Ilegal
Borobudur Jadi Saksi Kunjungan Bersejarah Macron ke Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 10 Oktober 2025 - 11:07 WIB

Bantah Isu Suami Kabur dan Mahar Cek Kosong, Pasangan Pacitan Ini Masih Menikmati Bulan Madu

Rabu, 8 Oktober 2025 - 22:34 WIB

TMMD Ke-126 di Pacitan Resmi Dibuka: Sinergi TNI, Pemda dan Masyarakat untuk Membangun Desa

Jumat, 25 Juli 2025 - 18:46 WIB

PKD dan Dirosah Ula GP Ansor Pacitan Resmi Dibuka, Gus Hammam Luncurkan Buku Dalil Amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah

Selasa, 15 Juli 2025 - 10:45 WIB

Sekolah Sunyi, Ruang Kelas Kosong, Dua SD di Pacitan Seperti Tak Berpenghuni

Senin, 14 Juli 2025 - 12:54 WIB

Sekolah Rakyat Pacitan Mulai MPLS, Fokus pada Karakter dan Keterampilan Hidup

Berita Terbaru

Citizen Jurnalism

Krisis Venezuela dan Wajah Ketidakadilan Global: Catatan Kritis Kader HMI

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:35 WIB

Citizen Jurnalism

Urgensi Implementasi Wawasan Nusantara di Wilayah 3T Riau

Minggu, 18 Jan 2026 - 00:40 WIB

Citizen Jurnalism

Indonesia Perkuat Ketahanan Nasional Terhadap Ancaman Global

Minggu, 18 Jan 2026 - 00:34 WIB

Opini

RELEVANKAH NILAI PERJUANGAN DALAM BIDANG KESEHATAN ?

Sabtu, 17 Jan 2026 - 15:23 WIB