Dengan BID, Program Inovasi Desa Di Ngawi Masih Dipertanyakan

- Jurnalis

Rabu, 11 September 2019 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI. Guna mengoptimalisasikan pemakaian dana desa, sejak 2017 pemerintah lewat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menggulirkan Program Inovasi Desa (PID). Namun keberadaanya patut dipertanyakan.

Selama dua hari terakhir 10-11 September 2019 melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi menggelar sosialisasi Bursa Inovasi Desa (BID) melibatkan para pemangku kepentingan dari 213 desa di Ngawi.

Kata dipertanyakan? merujuk pada output dari inovasi desa di wilayah Ngawi memasuki tahun ketiga atas Progran Inovasi Desa (PID) ini masih di cap gagal membawa kemajuan bagi desanya.

“Heran ya dengan gaung inovasi desa itu. Tapi bukti lapangan masih belum terlihat hingga saat ini, apa brand yang dihasilkan dari ratusan desa itu,” terang Yogiana, Rabu, (11/9).

Baca Juga :  Pendekar Silat Umbar Knalpot Brong 44 Motor Digasak Polisi

Lagi-lagi brand Ngawi masih berkutat pada produk unggulan lama seperti keripik tempe maupun anyaman tas dari sebagian wilayah desa di Ngawi timur. Yogi pun menilai pihak birokrasi (Pemkab Ngawi) belum bisa menterjemahkan PID sepenuhnya.

“Jangan sampai PID dengan kemasan BID ini khususnya di Ngawi nasibnya sama dengan desa wisata yang digembar-gemborkan itu. Sekarang program desa wisata masih jalan ditempat,” ulasnya.

Berharap, Pemkab Ngawi melalui DPMD hasil pendampingan dari Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) berkedudukan di 19 kecamatan harus melakukan evaluasi dan identifikasi terhadap desa. Dengan demikian progresnya dari inovasi desa itu sendiri akan diketahui.

Baca Juga :  Bulan Juni, Pilkades Serentak di Ngawi

“TPID yang ada dikecamatan itu tidak kerja bakti low mereka secara teknis ada anggaran operasionalnya puluhan juta. Ayo bergerak memberikan suport terhadal desa jangan sampai hanya jadi parasit dari program itu,” urai Yogiana.

Diketahui, PID hadir sebagai upaya untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa. Dengan memberikan banyak referensi dan inovasi-inovasi pembangunan desa, diharapkan mampu memantik kreatifitas desa dalam mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki.

Dalam pelaksanaannya, PID memiliki anggaran tersendiri yang dananya berasal dari pemerintah pusat. Tahun 2019 ini dana untuk program PID secara nasional sebesar Rp 353,88 miliar untuk pembiayaan PID di 434 kabupaten 6.484 kecamatan, dan di 74.957 desa. (pr)

Berita Terkait

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini
Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun
Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA
Siasat 3Second Bertahan di Tengah Pandemi, Buka Family Store ke-31 di Kota Madiun
Tingkatkan Nilai Tambah Bidang Agroindustri, Kabupaten Madiun Siap Jadi Sentral Kopi dan Coklat
Uji Kesiapan Operasional, Lanud Iswahjudi Gelar Latihan Elang Gesit
Jamin Kebutuhan Pupuk Petani, Petrokimia Gresik Alokasikan 15 Ribu Ton Pupuk Non Subsidi dan Seragamkan Harga Jual
Melalui Dana Desa, Teguhan Fokus Infrastruktur Jalan

Berita Terkait

Selasa, 4 Mei 2021 - 14:04 WIB

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini

Sabtu, 1 Mei 2021 - 21:17 WIB

Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

Sabtu, 1 Mei 2021 - 20:59 WIB

Luncurkan Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Petugas Kantor Imigrasi Madiun Jemput Bola Layani WNA

Minggu, 28 Maret 2021 - 09:52 WIB

Siasat 3Second Bertahan di Tengah Pandemi, Buka Family Store ke-31 di Kota Madiun

Kamis, 25 Maret 2021 - 09:32 WIB

Tingkatkan Nilai Tambah Bidang Agroindustri, Kabupaten Madiun Siap Jadi Sentral Kopi dan Coklat

Senin, 22 Maret 2021 - 09:03 WIB

Uji Kesiapan Operasional, Lanud Iswahjudi Gelar Latihan Elang Gesit

Rabu, 17 Maret 2021 - 19:43 WIB

Jamin Kebutuhan Pupuk Petani, Petrokimia Gresik Alokasikan 15 Ribu Ton Pupuk Non Subsidi dan Seragamkan Harga Jual

Kamis, 4 Maret 2021 - 19:56 WIB

Melalui Dana Desa, Teguhan Fokus Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru