Dinkes Pacitan Turunkan Dokter Spesialis ke Puskesmas, Fokus Tangani Gizi Buruk dan Risiko Kehamilan

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN-Upaya peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak kembali dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan. Pada Kamis, (4/12/25), Dinkes Pacitan bersama RSUD dr. Darsono melaksanakan kegiatan Pendampingan Tim Ahli Spesialis Anak dan Obgyn di Puskesmas Bubakan. Program ini berfokus pada pelayanan KIA, penanganan kegawatdaruratan, serta penguatan sistem rujukan maternal dan neonatal.

Kegiatan pendampingan dilakukan oleh dua dokter spesialis dari RSUD dr. Darsono, yaitu dr. Septa Mariana, Sp.A, M.Biomed dan dr. Agung Suhirman, Sp.OG, didampingi tim teknis dari Dinas Kesehatan Pacitan. Mereka memberikan layanan pemeriksaan dan konsultasi langsung kepada kelompok sasaran.

Tercatat 16 balita dengan masalah gizi mendapatkan pemeriksaan komprehensif mulai dari pengukuran antropometri, pengecekan laboratorium, hingga konsultasi gizi dan kesehatan anak. Selain itu, 15 ibu hamil berisiko tinggi dan ibu dengan kondisi KEK (Kurang Energi Kronis) juga menjalani pemeriksaan USG, evaluasi kehamilan, serta bimbingan medis lanjutan dari dokter spesialis kandungan.

Baca Juga :  Serah Terima Jabatan Bupati Pacitan, Budi Sarwoto Akhiri Masa Tugas Sebagai Pj. Bupati

Dalam kesempatan tersebut, dr. Septa Mariana, Sp.A, menyampaikan bahwa pendampingan langsung di lapangan diperlukan untuk memastikan masalah gizi balita terdeteksi lebih cepat.

“Banyak kasus gizi yang sebenarnya dapat ditangani sejak dini. Dengan turun langsung seperti ini, kami bisa memastikan anak-anak mendapatkan penanganan tepat sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Agung Suhirman, Sp.OG, menekankan pentingnya pemantauan ibu hamil berisiko tinggi sebelum terjadi komplikasi.

“Ibu hamil risiko tinggi harus diamati lebih ketat. Pemeriksaan USG dan evaluasi klinis seperti ini sangat membantu untuk menentukan langkah medis maupun rujukan yang tepat waktu,” jelasnya.

Tidak hanya pelayanan klinis, kegiatan ini juga diisi dengan sesi evaluasi bersama tim Puskesmas Sukorejo terkait sistem pelayanan ibu dan anak serta mekanisme rujukan menuju fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL). Evaluasi ini bertujuan memastikan alur rujukan berjalan cepat dan sesuai standar.

Baca Juga :  Berpakaian Sederhana, Aji Bersilaturrahmi ke DPRD Pacitan

Perwakilan Dinas Kesehatan Pacitan, Koordinator KIA Dinkes, turut menegaskan komitmen pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di wilayah jauh tetap bisa mengakses layanan spesialistik. Pendampingan seperti ini terus kami dorong untuk menekan angka kematian ibu, kematian bayi, dan stunting di Pacitan,” ungkapnya.

Kegiatan pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan KIA di tingkat puskesmas sekaligus mendekatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil. Dengan kolaborasi yang kuat antara puskesmas, dinas kesehatan, dan rumah sakit rujukan, pelayanan ibu dan anak di Kabupaten Pacitan diharapkan semakin optimal dan merata.

Berita Terkait

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”
Jelang Ramadan 1447 H, Polres Pacitan Sidak Pasar dan Agen LPG, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman
Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi
FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai
KONI Pacitan 2025–2029 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Anggaran
Pasar Beling Minggu Wage Pacitan, Menjaga Denyut Tradisi di Tengah Gempuran Modernisasi
LSM Cakra Sandi, Nusantara – Berkibar
PLN Nusantara Power Bangun Wisata Hijau di Sungai Maron Pacitan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:15 WIB

Soal Sumbangan Komite, Kadindik Pacitan: “Jer Basuki Mawa Beya, Demi Pendidikan Lebih Baik”

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:31 WIB

Jelang Ramadan 1447 H, Polres Pacitan Sidak Pasar dan Agen LPG, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:20 WIB

Hari Jadi Pacitan ke-281, Dinkes Hadirkan Cek Kesehatan Gratis dan Rumah Terapi

Senin, 9 Februari 2026 - 11:27 WIB

FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:04 WIB

KONI Pacitan 2025–2029 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Sinergi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru