Menu

Mode Gelap
Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun  Berangkatkan Logistik SMK PGRI 2 Ponorogo ke Cianjur, Dindik Jatim Minta Tiap Sekolah Tingkatkan Mitigasi Bencana Karang Taruna dan Puskesmas Sudimoro Terima Bantuan Mobil Bupati Aji

Headline · 23 Nov 2019 09:46 WIB ·

Kacabdindik Jatim Wilayah Madiun Tegaskan Guru Tidak Boleh Gaptek


 Kacabdindik Jatim Wilayah Madiun Tegaskan Guru Tidak Boleh Gaptek Perbesar

Lintas7.net, MADIUN – Pendidikan memegang peran utama dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul. Guru menjadi ujung tombaknya. Peran guru sangatlah vital. Karena itu harus disiapkan dengan sebaik mungkin.

Di era modern seperti saat ini, perkembangan teknologi dan informasi begitu cepat. Kondisi ini harus disikapi dengan seksama oleh pendidik demi mempersiapkan generasi yang memiliki kompetensi sehingga mampu bersaing secara global.



Hal itu disampaikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur wilayah Madiun, Supardi usai upacara peringatan Hari Guru yang digelar di halaman kantor Bakorwil Madiun, Jum’at (22/11/2019).

Kacabdindik yang menaungi SMA/SMK se-Kota/Kabupaten Madiun dan Ngawi ini menuturkan, hari guru adalah momen bagi pendidik untuk berbenah mempersiapkan diri dalam menyiapkan SDM yang unggul. Karena peran utamanya terletak pada guru, maka harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Guru harus menjadi pendidik yang pembelajar. Artinya, guru harus selalu belajar dan update seiring perkembangan zaman.

“Anak-anak harus disiapkan sebaik-baiknya untuk menciptakan SDM yang unggul. Langkahnya guru mau belajar dan belajar terus menyikapi situasi dan kondisi yang selalu berubah ini, apalagi dengan perkembangan teknologi dan informasi yang pesat ini, mereka harus siap,” terang Kacabdindik.

Menurutnya, teknologi dan informasi adalah sebagai sarana untuk mendukung kegiatan pembelajaran. Jadi, guru dituntut tidak boleh gagap teknologi alias gaptek. Karena kalau guru gaptek ataupun tidak mau mengikuti perkembangan teknologi dan informasi sekarang ini bisa dipastikan akan ketinggalan bahkan tertindas.

“Sepanjang belum pensiun, guru wajib mengikuti perkembangan teknologi, itu sebuah tantangan bagi guru, jika bisa dilaksanakan dengan baik maka itu akan menjadi peluang,” pungkasnya. (ant)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan 

2 Desember 2022 - 23:40 WIB

Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun 

30 November 2022 - 15:41 WIB

Berangkatkan Logistik SMK PGRI 2 Ponorogo ke Cianjur, Dindik Jatim Minta Tiap Sekolah Tingkatkan Mitigasi Bencana

29 November 2022 - 23:02 WIB

Pecah !!! Ribuan Orang Ikuti Jalan Pagi Bareng Bupati, Rayakan HUT ke-4 Pujasera Jiwan

27 November 2022 - 18:23 WIB

Ratusan Peserta Ikuti Ujian Tulis Penerimaan Perangkat di Dua Desa di Kecamatan Madiun

26 November 2022 - 20:07 WIB

Makam Kyai Ageng Reksogati, Potensi Wisata Religi di Desa Sidomulyo 

25 November 2022 - 18:43 WIB

Trending di Madiun