Kang Giri : Grebeg Suro 2024 Momentum Angkat Martabat Budaya Ponorogo di Panggung International

- Jurnalis

Selasa, 28 Mei 2024 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kang Giri berkeinginan angkat martabat Reog Ponorogo ke Panggung Internasional. (Foto : Istimewa).

Kang Giri berkeinginan angkat martabat Reog Ponorogo ke Panggung Internasional. (Foto : Istimewa).

LINTAS7.NET, PONOROGO- Perayaan Grebeg Suro jadi tradisi budaya masyarakat Ponorogo. Peringatan itu ditandai dengan gelaran Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) serta beberapa pertunjukan seni lainnya.

Tahun ini, Grebeg Suro tidak hanya menyajikan Expo, Festival Reog Remaja, dan Festival Reog Nasional, tetapi juga akan menghadirkan pertunjukan Reog dari Manca Negara. Selain itu ada belasan acara yang turut menjadi rangkaian acara Grebeg Suro 2024.

“Grebeg Suro merupakan simbol kebanggaan dan identitas budaya Ponorogo, dan untuk tahun ini perayaanGrebeg Suro 2024 akan berlangsung pada 27 Juni hingga 6 Juli 2024 di Alun-alun Kabupaten Ponorogo”, ungkap Kang Giri, sapaan akrab Bupati Sugiri Sancoko pada wartawan Selasa, (28/5) malam.

Baca Juga :  Rekannya Jalani Sidang Etik, Puluhan Petugas PPS Beri Dukungan

Kang Giri berharap, perhelatan ini menjadi wahana untuk mengangkat martabat budaya Ponorogo secara internasional. Dia meminta pelaksana acara Grebeg Suro untuk merancang konsep penyajian yang teliti dan berbeda.

“Dengan adanya Grebeg Suro dan pementasan Reog pada event tersebut, kami berkeinginan Reog Ponorogo bisa menambah koleksi Warisan Budaya Takbenda atau Intangible Cultural Heritage (ICH) yang diakui oleh UNESCO,” imbuhnya.

Baca Juga :  Masih Ada PR Besar Layanan Keterbukaan Informasi Publik

Lebih lanjut, Bupati Sugiri mengatakan, ketika kekayaan budaya Ponorogo berhasil menarik perhatian, maka posisi Ponorogo dalam peta pariwisata budaya global akan semakin baik. Terlebih, audiens Grebeg Suro 2024 tidak hanya skala nasional tetapi juga internasional.

“Saya yakin festival budaya tahunan ini bisa menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Ponorogo dan Indonesia, serta bisa menaikkan kelas kebudayaan Ponorogo di mata internasional,” pungkas Kang Giri. (adv/ct/red).

Berita Terkait

ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Tikus Makin Meresahkan Saat Kemarau, Dinkes Pacitan Ingatkan Bahaya Hantavirus
Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa
PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga
Perkuat Sistem Tanggap Darurat, Dinkes Pacitan Siapkan Rencana Kontingensi Tsunami
Menjelajahi Muara Ngiroboyo dengan Paddle Board, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Alam Pacitan
Dinkes Pacitan Perkuat Layanan Ibu dan Anak, Gandeng Dokter Spesialis
Mulai 2027, Akses Bansos Pacitan Disiapkan Berbasis Digital

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

ARPAC Salurkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Tikus Makin Meresahkan Saat Kemarau, Dinkes Pacitan Ingatkan Bahaya Hantavirus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Irigasi Modern Berbasis Energi Bersih Hadir di Desa Menadi, Pacitan Perkuat Pertanian Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:00 WIB

PUPR Pacitan Survei Potensi Debit Air Luweng Banyu, Siapkan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Menjelajahi Muara Ngiroboyo dengan Paddle Board, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Alam Pacitan

Berita Terbaru