Keren! Pertunjukan Musik Slendhang Biru Tak Pernah Usai Sukses Hipnotis Ribuan Penonton

- Jurnalis

Jumat, 21 Juni 2024 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN-Konser musik bertajuk Slendhang Biru Tak Pernah Usai Karya Komposer Gondrong Gunarto 2024 di Pelataran Museum SBY- ANY Pacitan, Kamis (20/6/2024) malam sukses menghibur ribuan penonton.

Pantauan lapangan area pertunjukan musik dikawasan Jalur Lintas Selatan itu setidaknya dipadati sekitar 1.000 lebih warga Kabupaten Pacitan dan sekitarnya yang datang menyaksikan acara musik tersebut.

Tak hanya kalangan tua, kalangan muda memenuhi halaman Museum SBY-ANY seakan membuktikan bahwa musik tidak terbatas bagi kalangan tertentu saja.

Para penonton yang tidak dapat menikmati secara langsung di depan panggung utama karena terbatasnya lokasi, tampak menempati pinggir jalan yang diberi layar lebar (videotron) depan Museum SBY-ANY.

Baca Juga :  Destinasi Baru Watu Rumpuk, Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Karya-karya maestro seni pakeliran dan karawitan Ki Nartosabdo benar-benar menghipnotis penonton yang sekian lama rindu mendengar karya beliau.

Lewat Komposer asal Ngawi yang sudah Go International Gondrong Gunarto benar-benar sentuhan milenial hadir disepanjang pertunjukan musik.

Sepuluh lagu karya terbaik Ki Nartosabdo yang diaransemen ulang seperti Lesung Jumengglung, Mawar Kuning, Ibu Pertiwi, Iki Saputanganmu, Adja Dipleroki, Slendhang Biru, Santi Mulya, Sarung Jagung, Adja Lamis, dan Dara Muluk yang dibawakan oleh Dimas Arie (Sela Good), Fanny Soegi, Imung Mulyadi (Tresnawara Chamber Orchestra).

Salah satu penonton Dewanti mengatakan, dirinya sebenarnya kurang menyukai pertunjukan musik namun kali ini seperti ada sesuatu yang berbeda pada musikalitas yang disuguhkan.

Baca Juga :  Pertunjukan Musik "Slendhang Biru Tak Pernah Usai" Komposer Gondrong Gunarto Aransemen Ulang Gendhing-Gendhing Karya Musik Seniman Legendaris Ki Nartosabdo

“Perpaduan antara gamelan dan musik pop modern dengan tetap mempertahankan sisi tradisional gamelan ternyata indah, keren dan dapat diterima oleh semua kalangan,” ujar warga Wonosari itu.

Dewanti yang datang bersama teman-temannya mengaku sudah sejak lama menunggu kesempatan menonton acara musik garapan Gondrong Gunarto, salah satunya ada artis Fanny Soegi.

“Aku sudah sejak lama menunggu acara ini, tapi belum pernah nonton konsernya secara langsung. Begitu ada konser ini aku mengajak teman-teman,” ujarnya girang saat ditemui di antara kerumunan penonton.

 

 

Berita Terkait

Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal
FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai
Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional
Kasus Mahar Cek Rp3 Miliar, Tarman Keluar dari Tahanan Polres Pacitan Usai 60 Hari Ditahan
Pasar Beling Minggu Wage Pacitan, Menjaga Denyut Tradisi di Tengah Gempuran Modernisasi
PLN Nusantara Power Bangun Wisata Hijau di Sungai Maron Pacitan
Grand Launching di Museum dan Galeri SBY – Ani, Dr. Warkim Satukan Buku, Inovasi, dan Pengabdian
Atlet Angkat Besi Pacitan Luluk Diana Terima Bonus, Fokus Bidik Asian Games 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:36 WIB

Data Pribadi di Ujung Jari, Ancaman Nyata di Balik Pinjol Ilegal

Senin, 9 Februari 2026 - 11:27 WIB

FPPA dan Pemkab Kompak Jaga Kebersihan, Wabup Pacitan Gagas OPD Bertanggung Jawab Kelola Pantai

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:17 WIB

Kunjungan SBY ke PLTU Pacitan, Momentum Refleksi Infrastruktur Energi Nasional

Senin, 2 Februari 2026 - 18:21 WIB

Kasus Mahar Cek Rp3 Miliar, Tarman Keluar dari Tahanan Polres Pacitan Usai 60 Hari Ditahan

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:26 WIB

Pasar Beling Minggu Wage Pacitan, Menjaga Denyut Tradisi di Tengah Gempuran Modernisasi

Berita Terbaru