KPU Pacitan Terjunkan Ribuan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Lakukan Proses Coklit

- Jurnalis

Selasa, 25 Juni 2024 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS7.NET, PACITAN-Perjalanan Pilkada Serentak Tahun 2024, memasuki tahapan pencocokan dan penelitian (coklit). Upaya ini dilakukan sebagai bagian untuk memastikan daftar pemilih berangkat dari data terbaru.

Sejak mulai Senin (24/6), coklit ini dimulai secara serentak. Tidak hanya di Kabupaten Pacitan, tetapi di seluruh wilayah di Indonesia. Bahkan, momen coklit serentak di Provinsi Jawa Timur, diganjar dengan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Di Kabupaten Pacitan, tahapan coklit dilakukan oleh 1876 orang petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih). Seluruhnya merupakan hasil rekrutmen terbuka yang dilakukan oleh seluruh PPS di 172 desa/kelurahan. Sebagaimana ketentuannya, ribuan orang Pantarlih ini akan bertugas di wilayah TPS setempat.

“Untuk Pilkada Serentak Tahun 2024 ini, kami menetapkan sebanyak 1001 TPS,” terang Ketua KPU Kabupaten Pacitan Aswika Budhi Arfandy.

Baca Juga :  Pilbup Pacitan Dipastikan Tanpa Paslon Perseorangan

Ditambahkan Aswika, tahapan coklit ini akan menjadi parameter tersusunnya daftar pemilih yang berkualitas dan mutakhir. Muaranya pada terselenggaranya Pilkada Serentak yang denmokratis. Sebab, diikuti oleh seluruh warga negara yang telah terdaftar sebagai pemilih tanpa adanya diskriminasi.

“Itulah sebabnya, tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih yang dilakukan melalui coklit ini, menjadi tahapan yang krusial dan saat ini menjadi fokus kami,” terangnya.

Tahapan coklit ini dimulai dengan pelantikan Pantarlih di pagi hari. Dilanjutkan dengan bimbingan teknis pelaksanaan coklit oleh PPS kepada Pantarlih. Usai dibimtek, para Pantarlih ini akan langsung diminta praktik coklit langsung. Menurut Aswika, pada hari pertama, masing-masing Pantarlih ditarget untuk dapat mencoklit sebanyak 10 orang.

Dari 10 orang pertama yang akan dicoklit tersebut, Pantarlih diminta mendahulukan pemangku wilayah setempat. Selain melakukan tugas perdana, coklit pada pemangku wilayah diharapkan sebagai momen koordinasi.

Baca Juga :  Evakuasi Korban Banjir Ngawi Terkendala Perahu Karet

“Selanjutnya kami dari KPU Kabupaten Pacitan juga akan turun melakukan monitoring. Termasuk mendampingi teman-teman Pantarlih untuk mencoklit disejumlah wilayah. Baik kepada tokoh di wilayah setempat, maupun coklit di wilayah-wilayah yang sulit secara geografis,” tandas Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Pacitan pada periode 2019-2024 ini.

Dimulai pada Senin (24/6), coklit ini akan berlangsung selama satu bulan. Atau berakhir pada 25 Juli 2024 mendatang. Seluruh Pantarlih dibekali alat kerja lengkap, berikut atribut identitasnya.

Pun,sebagai bukti legalitas resmi, ribuan Pantarlih ini juga dibekali Petikan Keputusan KPU Kabupaten Pacitan tentang pengangkatan yang bersangkutan sebagai Pantarlih.

Masyarakat cukup menujukkan KTP Elektronik dan Kartu Keluarga ketika Pantarlih datang ke rumah untuk melakukan proses coklit ini. (*)

Berita Terkait

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah
Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali
Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum
Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong
Citra Margaretha Kecewa Rumahnya Digeledah KPK: Saya Sudah Dijadwalkan Diperiksa
KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh
Sinergi Sekolah dan Orangtua: SMPIT Al-Wakil Gelar Parenting “Mendidik Generasi Bijak Digital”
Upacara Adat ‘Jangkrik Genggong’ Wujud Syukur dari Hasil Laut

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

Tambang Pasir Ditutup Polisi, Warga Pacitan Harap Ada Jalan Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:15 WIB

Kecamatan Pacitan Juara Umum Porseni SD-SMP Pacitan 2026, Raih 53 Medali

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:26 WIB

Miris! Oknum Guru SD di Tulakan Diduga Rayu Remaja Difabel Lewat Chat Mesum

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:13 WIB

Setelah Tiga Dekade Bersengketa, BPN Pacitan Ungkap Hasil Pemetaan Ulang Kawasan Goa Gong

Senin, 18 Mei 2026 - 16:41 WIB

KPK Geledah Rumah Pengusaha Sukses Asal Pacitan, Warga Desa Bangunsari Heboh

Berita Terbaru