Menu

Mode Gelap
Konsumsi dan Edarkan Sabu, Pasutri Ini Harus Berpisah dengan Anak Balita Demi Pesta Miras, Pria Madiun Perdaya dan Kuras Uang Tabungan Kekasihnya Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun 

Ngawi · 4 Apr 2019 19:51 WIB ·

Mistis, Malam Jum’at Kliwon Caleg Datangi Dukun


 Mistis, Malam Jum’at Kliwon Caleg Datangi Dukun Perbesar

NGAWI. Mendekati hari ‘H’ coblosan Pemilu 2019 makin memanas menuju kontestasi lima tahunan tersebut. Berbagai cara calon legislatif (caleg) pun dilakukan untuk mendapatkan kursi, tidak sebatas kampanye dari pintu ke pintu melainkan mendatangi paranormal atau bisa disebut juga si dukun klenik.

Sayangnya sang paranormal enggan disebut identitasnya lebih jauh apalagi sampai alamat domisilinya ditulis. Sebut saja Ki Among Roso (65) salah satu paranormal asal Ngawi, Jawa Timur sedikit malu menjelaskan, dirinya sejak usia 30 tahun sering didatangi orang untuk meminta bantuan secara magis.

Terutama setiap kali menjelang pemilu seperti sekarang ini, ia mengaku sering didatangi tamu dari berbagai daerah. Tamu yang dimaksudkan Ki Among salah satunya sang caleg. Biasanya mereka minta ‘bantuan’ agar harapannya sukses.

“Semuanya atas kehendak Allah SWT saya sebagai umat seperti yang lain. Tidak ada kelebihannya sama sekali, hanya saja ada juga yang datang ke sini padahal bingung juga saya,” terang Ki Among Roso, Kamis, (04/04/2019).

Menurutnya, malam Jum’at Kliwon biasanya banyak caleg yang menyambangi rumahnya. Rata-rata mereka meminta untuk diantarkan ke tempat tertentu yang dianggap mempunyai kekuatan spiritual. Ungkapnya lagi, dari para tamu yang datang biasanya membawa ‘ubo rampe’ atau media untuk melakukan ritual.

“Biasa membawa pisang raja setangkep, kembang setaman juga lain-lainnya. Iya monggolah karena sudah keyakinannya seperti itu yang terpenting menurut saya berdoa kepada Allah itu saja,” ujarnya.

Ia pun menjelaskan, para tamu (caleg-red) ketika sampai di tempat ritual diarahkan untuk berdoa sesuai agama dan keyakinannya masing-masing. Terkait ‘uang jasa’ dirinya tidak pernah mematok nilainya. (eni*)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Ratusan Warga Daftar PPK Pemilu 2024

27 November 2022 - 20:18 WIB

Alokasi Kursi Dua Dapil di Pacitan Berubah

25 November 2022 - 15:42 WIB

Pertemuan Anies dan 3 Partai, Demokrat : Kami Makin Solid

20 November 2022 - 12:33 WIB

Deklarasi Dukungan Prabowo Subianto Presiden Terus Mengalir

24 Oktober 2022 - 07:28 WIB

Komunitas Petani Cabe di Pacitan Deklarasi Prabowo Presiden 2024

22 Oktober 2022 - 14:55 WIB

KPU Pacitan Gelar Sosialisasi Perubahan Keputusan KPU Nomor 259 dan 260

31 Agustus 2022 - 21:46 WIB

Trending di Nasional