Bupati Sugiri Berangkatkan 7 Pendonor Darah Penerima Penghargaan Presiden Jokowi

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juli 2024 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebersamaan 7 pendonor darah dan Bupati Sugiri Sancoko sebelum berangkat ke Jakarta. (Foto : Istimewa).

Kebersamaan 7 pendonor darah dan Bupati Sugiri Sancoko sebelum berangkat ke Jakarta. (Foto : Istimewa).

LINTAS7.NET, PONOROGO- Tujuh pendonor darah asal Kabupaten Ponorogo bersiap terbang ke Jakarta. Mereka dijadwalkan menerima penghargaan Satya Lencana donor darah 100 kali dari Presiden Joko Widodo.

Sebelum berangkat, mereka pamit kepada Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, untuk memohon dukungan dan doa restu. Para pendonor dinilai telah berdedikasi tinggi dalam aksi kemanusiaan.

“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati dan semua pihak yang telah mendukung dan membantu para pendonor darah sukarela 100 kali ini,” ungkap Luhur Karsanto, Ketua PMI Kabupaten Ponorogo Sabtu, (27/07/2024).

“Kepada para pendonor, saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga atas dedikasi dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama manusia. Selama kurang lebih 40 tahun, bapak/ibu telah dengan ikhlas dan tanpa pamrih menyumbangkan darahnya untuk menolong mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Para pendonor yang akan menerima penghargaan dari Presiden Jokowi adalah Moh Agus Suryani (52 tahun) yang telah mendonorkan darah 124 kali.

Baca Juga :  Gerilya Nusantara, AHY Naikkan Target Kemenangan Demokrat di Pilkada 2020

Kemudian, Moh Sugianto (53 tahun), pendonor darah 117 kali. Puguh Santoso (60 tahun), pendonor darah 125 kali. Muhammad Imam Basory (54 tahun), yang mendonorkan darah 126 kali. Trimo (63 tahun), pendonor 110 kali serta Gurto Jumeno (62 tahun), pendonor 112 kali dan Hariyono (55 tahun), pendonor 13 kali.

“Perjalanan panjang dan perjuangan bapak/ibu dalam mendonorkan darah selama 40 tahun ini patut diacungi jempol. Hal ini merupakan bukti nyata bahwa kita semua dapat bersatu dalam kemanusiaan dan menolong sesama tanpa memandang suku, agama, ras, dan antar golongan,” tegas Luhur.

Bupati Sugiri Sancoko juga menyampaikan rasa bangga dan salut kepada para pendonor. Mereka istiqomah mendonorkan darah setiap 2-3 bulan selama puluhan tahun.

Bupati menilai para pendonor sudah berkorban untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Dedikasi dan semangat yang tidak gampang, tidak sembarang orang mampu melakukannya.

Baca Juga :  Demokrat Pacitan Terbitkan Maklumat Penggunaan Indentitas Partai Demokrat

“Oleh karena itu, saya pribadi sangat salut dan berterima kasih. Semoga tumbuh generasi yang punya hati seperti Bapak Ibu, generasi penerus yang berjiwa mulia, yang mampu menginspirasi generasi muda untuk berbuat kebaikan. Kebersamaan dalam menolong sesama adalah hal yang paling mendasar dan penting,” kata Bupati Sugiri.

Bupati mendoakan yang terbaik bagi para pendonor darah. Dia berharap keteladanan 7 orang pendonor ini bisa menginspirasi masyarakat secara luas.

“Mudah-mudahan anak-anak dan cucu kita kelak mampu meneladani kebaikan yang dilakukan Bapak Ibu. Semoga kisah inspiratif ini dapat disiarkan di banyak media, bukan untuk riak atau pamer, tetapi agar anak-anak kita bisa meneladani hal baik yang dilakukan oleh para senior,” tandas Bupati Sugiri.

Pemkab Ponorogo berharap perjalanan mereka ke Jakarta mendapat kelancaran dan mereka semua bisa menerima penghargaan dengan sukses. (Ct/Adv).

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru