Bakorwil Malang Terus Bersinergi dan Berkolaborasi Wujudkan Solusi Penguatan Pendidikan Vokasi

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bakorwil Malang Asep Kusdinar saat memberikan sambutan pada kegiatan Penyelarasan Kurikulum Pelatihan dan Kebutuhan DUDIKA sebagai Implementasi Program Kerja TKDV Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur di Kantor Bakorwil Malang, Selasa (19/5/2026).

Kepala Bakorwil Malang Asep Kusdinar saat memberikan sambutan pada kegiatan Penyelarasan Kurikulum Pelatihan dan Kebutuhan DUDIKA sebagai Implementasi Program Kerja TKDV Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur di Kantor Bakorwil Malang, Selasa (19/5/2026).

Malang, Lintas7.net- Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan pentingnya kolaborasi, gotong royong, dan solusi bersama dalam memperkuat pendidikan dan pelatihan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA).

Hal tersebut disampaikan Kepala Bakorwil Malang Asep Kusdinar saat memberikan sambutan pada kegiatan Penyelarasan Kurikulum Pelatihan dan Kebutuhan DUDIKA sebagai Implementasi Program Kerja TKDV Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur di Kantor Bakorwil Malang, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, KADIN Jawa Timur, perguruan tinggi, perangkat daerah, serta pemangku kepentingan bidang ketenagakerjaan dan pendidikan vokasi.

Dalam sambutannya, Asep Kusdinar menyampaikan bahwa tantangan ketenagakerjaan saat ini membutuhkan sinergi nyata antar sektor agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan industri.

Baca Juga :  Pantai Buyutan, Permata Tersembunyi di Pacitan

“Pembangunan SDM vokasi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan semangat gotong royong antara Pemerintah, dunia pendidikan, perguruan tinggi, serta dunia usaha dan industri untuk menghadirkan solusi yang benar-benar menjawab kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.

Menurutnya, penyelarasan kurikulum pelatihan dengan kebutuhan DUDIKA merupakan solusi dan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lulusan pendidikan dan pelatihan vokasi di Jawa Timur.

Ia menambahkan, kegiatan koordinasi seperti ini harus menjadi ruang diskusi dan perumusan solusi bersama agar kebijakan dan program yang dihasilkan semakin adaptif terhadap perkembangan dunia kerja.

Baca Juga :  Tambakrejo Siap Dukung Aji-Gagarin, Target Kemenangan 70 Persen

“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir langkah-langkah konkret dan solusi kolaboratif yang dapat memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan yang relevan dan siap kerja,” tambahnya.

Bakorwil Malang, lanjut Asep, akan terus mendukung penguatan koordinasi lintas sektor di wilayah kerja sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja dan daya saing daerah.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Program Kerja Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) Jawa Timur yang mendorong penguatan sinergi antara lembaga pendidikan, pelatihan vokasi, dan sektor industri dalam rangka mendukung pembangunan SDM unggul di Jawa Timur. (frend)

Kepala Bakorwil Malang Asep Kusdinar saat memberikan sambutan pada kegiatan Penyelarasan Kurikulum Pelatihan dan Kebutuhan DUDIKA sebagai Implementasi Program Kerja TKDV Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur di Kantor Bakorwil Malang, Selasa (19/5/2026).

Berita Terkait

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT
Satpol PP Pacitan Bersama Tim Gabungan Berhasil Temukan Rokok Tanpa Pita Cukai Resmi Di Kecamatan Sudimoro

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 23:18 WIB

DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau

Berita Terbaru