Pemerintah Kabupaten Pacitan Luncurkan Program Perlindungan untuk 2.500 Nelayan

- Jurnalis

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PACITAN, LINTAS7.NET – Dalam upaya meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan nelayan, Pemerintah Kabupaten Pacitan meluncurkan program-program baru yang memberikan manfaat langsung kepada 2.500 nelayan di daerah tersebut. Langkah ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi komunitas nelayan di Pacitan, yang dikenal sebagai Kota 1001 Goa.

Suyadi, salah seorang nelayan, menyatakan bahwa perhatian pemerintah sangat dirasakan oleh nelayan dan keluarganya.

“Kami merasa diperhatikan, terutama dalam hal jaminan sosial dan kesehatan. Ini meringankan beban keluarga kami. Semoga program ini dapat berlanjut untuk memenuhi kebutuhan jaminan keselamatan kerja yang lebih baik,” ungkapnya.

Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi nelayan, yang dituangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 105 Tahun 2023, mulai berlaku pada November 2023. Kepala Dinas Perikanan Pacitan, Bambang Marhendrawan, menjelaskan bahwa program ini merupakan komitmen pemerintah untuk melindungi nelayan.

Baca Juga :  Kontroversi Pernyataan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Soal Ternak Domba di Pacitan

“Kami mengalokasikan dana ratusan juta rupiah dari APBD untuk membayar iuran Jamsostek, sebesar Rp 16.800 per orang per bulan,” katanya.

Perlindungan jaminan sosial ini direncanakan berlangsung selama 14 bulan, hingga Desember 2024, memberikan kepastian bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas mereka di laut.

Nelayan di Pacitan tidak hanya berperan sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pengelolaan sumber daya laut. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memberikan perhatian lebih, mengingat hasil laut merupakan salah satu komoditas unggulan yang dapat meningkatkan perekonomian lokal.

Selain jaminan sosial, pemerintah juga melaksanakan inisiatif lain, termasuk peningkatan akses permodalan dan pelatihan untuk keterampilan nelayan dalam mengelola hasil tangkapan. Pelatihan ini bertujuan agar nelayan dapat memproduksi hasil laut berkualitas tinggi dan lebih bersaing di pasaran.

Baca Juga :  Bersatunya Aji-Gagarin Sampai di Akar Rumput

Pengembangan usaha pengolahan ikan menjadi fokus penting dalam program ini. Dengan penerapan teknologi dan metode pengolahan yang lebih efisien, diharapkan hasil panen lebih awet dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi, memberikan keuntungan langsung bagi nelayan.

Secara keseluruhan, langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan diharapkan dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi komunitas nelayan. Dengan dukungan berkelanjutan, nelayan Pacitan diharapkan dapat terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

 

Berita Terkait

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus
Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta
RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini
Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026
DBHCHT Pacitan 2026 Bantu Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau, Bariyanto Tetap Produktif di Usia Senja
DBHCHT 2026: Pemkab Pacitan Alokasikan Rp700 Juta untuk Pelatihan Petani dan Buruh Tembakau
Pacitan Targetkan Perluasan Tembakau 513 Hektare, Ratusan Kelompok Tani Dapat Bantuan DBHCHT

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:36 WIB

Demokrat Luncurkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Targetkan 666 Aksi Sosial-Lingkungan hingga Akhir Agustus

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:33 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Keaktifan JKN Pacitan Tembus 74 Persen, BPJS Kesehatan Pacu Perburuan 21 Ribu Peserta

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:35 WIB

RSUD dr Darsono Pacitan Kantongi Rp8 Miliar DBHCHT 2026, Gedung Rawat Jalan Tahap III Ditarget Rampung Tahun Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:51 WIB

Tak Ingin Salah Sasaran, Dinsos Pacitan Libatkan Desa dan OPD dalam Pendataan BLT DBHCHT 2026

Berita Terbaru