PEKAN kemarin merupakan batas akhir atau puncak untuk “mengutak-atik” calon legislatif sementara. Tepatnya Selasa (3/10). Pada hari itu, KPU memasuki tahapan hari terakhir pencermatan rancangan Daftar Calon Tetap (DCT).
Selanjutnya, KPU mulai Rabu (4/10) mulai melakukan penyusunan DCT. Diawali dengan verifikasi administrasi (vermin) dokumen persyaratan calon sementara hasil pencermatan rancangan DCT, rekapitulasi hasil vermin, hingga penetapan DCT yang rencananya dilaksanakan pada 3 November 2023 mendatang.
Pada hari terakhir itu, KPU Pacitan siaga 24 jam. Sebab, masa akhir pencermatan rancangan DCT tersebut berakhir pada hari itu pukul 23.59 WIB. Seperti biasanya. Seluruh parpol di Pacitan melakukan pencermatan. Termasuk mengajukan hasil pencermatan tersebut ke KPU Pacitan. Seluruhnya diterima dengan baik oleh KPU Pacitan. Dengan harapan, upaya pencermatan tersebut dapat mengakomodir calon yang sudah diajukan seluruhnya. Outputnya adalah ditetapkannya DCT yang sesuai harapan seluruh peserta pemilu.
Siaga hari terakhir tersebut juga dibersamai teman-teman Bawaslu Pacitan. Termasuk dari aparat keamanan. Sehingga pada hari itu, kantor KPU Pacitan masih terlihat lalu lalang aktivitasnya hingga malam hari. Bahkan tengah malam.
Usai menerima hasil pencermatan rancangan DCT, seluruh dokumen yang diajukan dilakukan proses pengadministrasian. Sebab, ada beberapa nama calon sementara yang dilakukan penggantian. Sehingga KPU Pacitan mulai melakukan vermin atas dokumen persyaratan calon penggantinya. Sesuai tahapannya, vermin ini dilaksanakan mulai Rabu (4/10) hingga 18 Oktober mendatang. Perlu pencermatan lebih lanjut dari tim verifikator KPU Pacitan untuk memproses dokumen tersebut.
Di sisi lain, beberapa agenda juga dilaksanakan KPU Pacitan pada sepekan terakhir. Di antaranya adalah memproses pengunduran diri PPS dari Desa Poko, Kecamatan Pringkuku. Diawali dengan rapat pleno penggantian PPS Desa Poko pada Senin (2/10), hingga menglarifikasi calon penggantinya pada Selasa (3/10).
Usai dipastikan siap menjadi pengganti, pelantikan digelar pada Jumat (6/10) kemarin. Dipusatkan di rumah pintar pemilu (RPP) KPU Pacitan. Teman-teman PPK Pringkuku juga kompak hadir dalam prosesi tersebut. Pun, anggota dari PPS Desa Poko lainnya. Usai dilantik, PPS pengganti tersebut diminta untuk langsung tancap gas menyesuaikan tahapan yang sedang berjalan. Termasuk segera beradaptasi dengan seluruh personil di PPS Desa Poko.

Sementara itu, pada Kamis (5/10), KPU Pacitan menghadiri undangan rakor KPU Jawa Timur di Surabaya. Yang hadir adalah ketua, sekretaris, kasubbag keuangan umum logistik, pejabat pembuat komitmen dan operator sistem informasi logistik (SILOG). Tajuknya: rakor persiapan pengadaan dan pencermatan data dukungan perlengkapan pemungutan suara lainnya serta bimbingan teknis SILOG Pemilu Tahun 2024.
Ya, dalam beberapa pekan ke depan, KPU Pacitan mulai bersiap melakukan pengadaan logistik Pemilu Tahun 2024 tahap pertama. Seperti kotak suara, bilik suara, tinta hingga segel. Mengingat pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 sudah semakin dekat, maka pengadaan logistik menjadi sesuatu yang sangat krusial untuk dilaksanakan. Bahkan, saking banyaknya logistik yang disiapkan, pengadaannya pun dilakukan bergelombang. Seperti yang terjadi pada tahap pertama kali ini. (*)
Tulisan ke-63/Edisi 2-8 Oktober 2023






