Diduga Melakukan Pungli Ke Warung Esek-Esek Dua PNS Dijemur

- Jurnalis

Senin, 21 Januari 2019 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ngawi- Bentuk ketegasan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ngawi terkait ulah dua orang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diduga melakukan pungutan liar (pungli).

Dari sumber yang enggan disebutkan jati dirinya menjelaskan dua orang oknum PNS bagian trantib Kecamatan Padas Ngawi tersebut diduga melakukan pungutan liar (pungli) ke warung esek-esek di wilayah Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Ngawi.

Kabarnya, dua orang oknum PNS yang berinisial YD dan AN diduga kuat melakukan pungli ke warung esek-esek dengan mencatut Satpol PP Ngawi.

Baca Juga :  Menanggapi Gugatan Warga, Pemkab Pacitan Tegaskan Tidak Wajib Anggarkan BOSDA

Eko Heru Tjahjono Kepala Satpol PP Ngawi kepada wartawan membenarkan, pemberian sangsi dengan berjemur diri dibawah tiang bendera depan Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi lantaran ulah dari dua oknum PNS itu sendiri.

“Padahal mereka dua orang oknum itu tidak ada kaitanya dengan Satpol PP Ngawi dan mereka bekerja hanya dibawah naungan kecamatan,” terang Eko Heru Tjahjono Kasatpol PP Ngawi, Senin, (21/01/2019).

Baca Juga :  Hadapi Revolusi Industri, PNS Harus Profesional

Kata Heru membenarkan kedua oknum itu memang diduga melakukan pungli dengan menarik uang Rp 100 ribu ke Pekerja Sex Komersial (PSK) dengan berbagai alasan. Tegasnya, untuk menindaklanjuti permasalahan dugaan pungli kedua oknum PNS harus membuat surat pernyataan dan akan diajukan ke BKPP Ngawi.

“Hanya saja masalah ini perlu kita sharing dulu dengan pihak Pak Sekda sama Pak Camat Padas biar ada langkah-langkah yang lebih jelas,” tegas Heru. (pr)

 

 

 

Berita Terkait

Hujan Turun Membawa Berkah, Tapi Jalan Purworejo–Banjarsari Kian Parah
Masih Ada PR Besar Layanan Keterbukaan Informasi Publik
BKAD Pringkuku Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas BPD, Dorong Sinergi dan Tata Kelola Desa yang Lebih Baik
Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Pringkuku, Beras SPHP Ludes Diserbu Pembeli
TPP dan Inspektorat Pacitan Berkolaborasi, Komitmen Bersama Cegah Korupsi Sejak Dini
Ibunya Nelayan Jatim, Khofifah Tinjau Pelabuhan Tamperan dan Gulirkan Program Perikanan  
Bantuan BLT Disalurkan, Gubernur Jatim Tekankan Pentingnya Penggunaan Dana yang Produktif
DBHCHT Dorong Pembangunan RSUD dr. Darsono, Warga Pacitan Siap Nikmati Layanan Kesehatan yang Lebih Baik

Berita Terkait

Selasa, 28 Oktober 2025 - 08:44 WIB

Hujan Turun Membawa Berkah, Tapi Jalan Purworejo–Banjarsari Kian Parah

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 21:55 WIB

Masih Ada PR Besar Layanan Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 23 September 2025 - 04:59 WIB

BKAD Pringkuku Gelar Rakor Peningkatan Kapasitas BPD, Dorong Sinergi dan Tata Kelola Desa yang Lebih Baik

Senin, 1 September 2025 - 19:39 WIB

Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Pringkuku, Beras SPHP Ludes Diserbu Pembeli

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:02 WIB

TPP dan Inspektorat Pacitan Berkolaborasi, Komitmen Bersama Cegah Korupsi Sejak Dini

Berita Terbaru