Harga Gabah Anjlok, Petani Meradang

- Jurnalis

Senin, 4 Maret 2019 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI. Hampir separuh waktu musim panen padi di awal tahun 2019 ini, sejumlah petani yang ada di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur kembali meradang. Itu lantaran harga jual gabah tahun ini anjlok.

Harga gabah sebelumnya sempat dibeli oleh pedagang senilai Rp 4.700 per kilogram, namun tak lama berselang harga jual turun menjadi Rp 4.200 per kilogram.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Kota Madiun, Wali Kota Jadi Orang Pertama Yang Divaksin

“Bagaimana kami tidak meringis setelah harga gabah turun drastis hanya dalam beberapa hari setelah sempat dibeli oleh pedagang sebesar Rp 4.700 per kilogram,” kata Karni petani asal Kecamatan Paron, Ngawi, Sabtu, (03/02/2019).

Karni menambahkan, dirinya bersama petani lainnya tidak bisa berbuat banyak. Jika terus mengalami penurunan harga dikhawatirkan tidak bisa mengembalikan biaya produksi yang tinggi.

Baca Juga :  Musim Hujan, Kapolres Madiun Himbau Masyarakat Waspada

“Kami berharap pemerintah memberikan perhatian khusus kepada petani kecil agar dapat menjaga dan mengawal stabilitas harga gabah di kalangan pengumpul sehingga petani tidak merasa dirugikan,” katanya.

Sebelumnya Marsudi Kepala Disperta Ngawi mengatakan turunya harga gabah dipengaruhi pasar. Apalagi kwalitas gabah pada musim ini rata-rata kondisinya basah setelah roboh. (en*)

Berita Terkait

Temui Demonstran, Ketua KPU Pacitan Klarifikasi Tentang Launching Pilkada Pacitan
Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas
Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi 
Daop 7 Angkat Bicara Soal Kecelakaan KA Argo Semeru vs Suzuki Carry di Madiun 
Kredit Mobil Angsuran 20 Juta, Andalkan Penghasilan Dari Aplikasi Penghasil Dolar Berujung “RUNGKAT”
Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini
Biadab! 11 Anjing Milik Warga Barean di Bantai Secara Sadis
Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

Berita Terkait

Jumat, 31 Mei 2024 - 08:32 WIB

Temui Demonstran, Ketua KPU Pacitan Klarifikasi Tentang Launching Pilkada Pacitan

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:15 WIB

Grand Max Tabrak Truk Tronton di Tol Solo-Kertosono, Satu Tewas

Rabu, 24 April 2024 - 12:47 WIB

Kecelakaan Maut di Madiun, Dua Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Polisi 

Sabtu, 13 April 2024 - 11:51 WIB

Daop 7 Angkat Bicara Soal Kecelakaan KA Argo Semeru vs Suzuki Carry di Madiun 

Kamis, 21 Desember 2023 - 13:05 WIB

Kredit Mobil Angsuran 20 Juta, Andalkan Penghasilan Dari Aplikasi Penghasil Dolar Berujung “RUNGKAT”

Selasa, 4 Mei 2021 - 14:04 WIB

Di Madiun, Penyekatan Pemudik Dilakukan Di Tiga Titik Berikut Ini

Senin, 3 Mei 2021 - 00:24 WIB

Biadab! 11 Anjing Milik Warga Barean di Bantai Secara Sadis

Sabtu, 1 Mei 2021 - 21:17 WIB

Urus Izin Tinggal Makin Mudah, Ada Aplikasi PECEL PINCUK JOSS, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Madiun

Berita Terbaru

Daerah

Aksi Kolaborasi, Bersih Pesisir Pantai Pancer Door

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:31 WIB

Bupati Sugiri memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024 di halaman pendapa kabupaten setempat. (Foto/Pemkab Ponorogo).

Headline

Bupati Sugiri Sancoko Ajak Masyarakat Membumikan Pancasila

Sabtu, 1 Jun 2024 - 14:28 WIB