Menu

Mode Gelap
Konsumsi dan Edarkan Sabu, Pasutri Ini Harus Berpisah dengan Anak Balita Demi Pesta Miras, Pria Madiun Perdaya dan Kuras Uang Tabungan Kekasihnya Jembatan Borang Runtuh Saat Perbaikan, 2 ASN Luka-luka Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan  Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun 

Madiun · 12 Jan 2021 20:21 WIB ·

PPKM, Polres Madiun Gelar Patroli Gabungan


 PPKM, Polres Madiun Gelar Patroli Gabungan Perbesar

LINTAS7.NET, MADIUN – Polres Madiun melakukan patroli gabungan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai Surat Edaran Bupati Madiun Nomor 130/19/402.011/2021 untuk memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Madiun.

Kapolres Madiun AKBP R. Bagoes Wibisono menjelaskan bahwa, pelaksanaan kegiatan patroli gabungan penertiban PPKM diantaranya adalah membubarkan masyarakat yang berkerumun serta pedagang kaki lima, warung kopi, toko kelontong dan tempat olahraga.

“Agar ditutup mulai pukul 19.00 WIB,” kata Kapolres, Senin (11/01/2021).

Hal ini dilakukan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Madiun serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan dan tentang berlakunya PPKM mulai tanggal 11 sampai dengan 25 Januari 2021.

“Kami melakukan penertiban PPKM terhadap warung angkringan, pedagang kaki lima, tempat olahraga dan warung makan yang kedapatan masih buka disaat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dimulai hari ini tanggal 11 sampai dengan tanggal 25 januari 2021,” imbuhnya.

Sesuai dengan Surat Edaran Bupati Madiun, isi dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat adalah sebagai berikut :

1. Membatasi tempat kerja perkantoran dengan pembatasan WFH sebesar 50%.
2. Kegiatan belajar mengajar online.
3. Penutupan sementara tempat wisata dan hiburan malam.
4. Pembatasan jam operasional pasar umum.
5. Pembatasan jam operasional toko modern/tempat perbelanjaan sampai jam 19.00 WIB
6. Kegiatan restauran berupa makan dan minum di tempat maksimal 25% dari kapasitas normal.
7. Kegiatan ibadah di rumah ibadah sebesar 50%.
8. Melarang kegiatan masyarakat yang menimbulkan keramaian dan kerumunan (untuk akad nikah diperbolehkan dengan undangan maksimal 10 orang).

“Demi memutus rantai penyebaran Covid-19, kami akan terus melakukan kegiatan PPKM dengan melakukan penertiban kepada seluruh warga masyarakat di wilayah Kabupaten Madiun,” pungkasnya. (ant/red)

Artikel ini telah dibaca 1,399 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Gapoktan Desa Slambur Ciptakan Pestisida Ramah Lingkungan 

2 Desember 2022 - 23:40 WIB

Senyum Bahagia Anak Yatim Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda dan Sembako dari Polres Madiun 

30 November 2022 - 15:41 WIB

Pecah !!! Ribuan Orang Ikuti Jalan Pagi Bareng Bupati, Rayakan HUT ke-4 Pujasera Jiwan

27 November 2022 - 18:23 WIB

Ratusan Peserta Ikuti Ujian Tulis Penerimaan Perangkat di Dua Desa di Kecamatan Madiun

26 November 2022 - 20:07 WIB

Makam Kyai Ageng Reksogati, Potensi Wisata Religi di Desa Sidomulyo 

25 November 2022 - 18:43 WIB

Kecelakaan di Madiun, Mahasiswi Asal Ponorogo Meninggal di TKP 

21 November 2022 - 13:02 WIB

Trending di Madiun